Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Yatlū 'alaihim āyātika: Membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu (Al-Qur'an).
- Al-Kitāb: Al-Qur'an.
- Al-Ḥikmah: As-Sunnah (ajaran dan tuntunan Nabi), atau pemahaman yang benar dalam agama.
- Yuzakkīhim: Mensucikan mereka dari kemusyrikan, dosa, dan akhlak yang buruk.
- Al-'Azīz: Yang Maha Perkasa, yang tidak terkalahkan dan tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya.
- Al-Ḥakīm: Yang Maha Bijaksana, yang menempatkan segala sesuatu pada tempatnya.
Tafsir Lengkap:
Dalam doa yang penuh kasih sayang dan harapan ini, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail 'alaihimassalam memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diutus di tengah-tengah umat mereka (keturunan Ismail) seorang Rasul yang berasal dari kalangan mereka sendiri. Doa ini bukan hanya sekadar permintaan, tetapi merupakan bukti kecintaan yang mendalam kepada umat, karena mereka meminta sesuatu yang paling agung dan paling bermanfaat bagi manusia, yaitu petunjuk dan rahmat melalui seorang utusan Allah.
Rasul yang dimohonkan itu adalah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, yang diutus dengan membawa tugas-tugas mulia:
- Membacakan ayat-ayat Allah: Beliau membacakan Al-Qur'an kepada umat manusia, yang di dalamnya terkandung bukti-bukti kebenaran, petunjuk, dan cahaya yang menerangi kegelapan kebodohan dan kesesatan.
- Mengajarkan Al-Kitab dan Al-Hikmah: Beliau mengajarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah (hadits). Ini mencakup ajaran tentang akidah yang benar, ibadah yang lurus, muamalah yang adil, dan akhlak yang mulia. Al-Hikmah juga berarti pemahaman yang mendalam tentang agama dan kemampuan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan bijaksana.
- Mensucikan mereka (Yuzakkīhim): Beliau membersihkan jiwa-jiwa manusia dari kotoran syirik, kebodohan, dan akhlak yang buruk. Beliau mengajarkan mereka untuk beribadah hanya kepada Allah, berbuat baik kepada sesama, dan menjauhi segala larangan-Nya. Ini adalah proses pembinaan spiritual dan moral yang sangat penting untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Doa ini diakhiri dengan pengakuan akan kekuasaan dan kebijaksanaan Allah: *"Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."* Ini adalah pengakuan bahwa Allah mampu melakukan apa saja dan Dia melakukan segala sesuatu dengan hikmah yang sempurna. Mengutus seorang Rasul adalah salah satu bentuk rahmat dan kebijaksanaan Allah yang terbesar bagi seluruh alam.
Pesan Dakwah dan Renungan:
Saudaraku, perhatikanlah betapa agungnya doa ini. Doa ini adalah doa para nabi untuk umatnya, dan Allah telah mengabulkannya dengan mengutus Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ini adalah nikmat yang tiada tara! Maka, sudah sepatutnya kita bersyukur dengan cara mengenal Rasulullah, mengikuti sunnahnya, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, kita akan meraih kesucian jiwa, kebahagiaan hakiki, dan keridhaan Allah. Mari kita jadikan doa ini sebagai cermin, bahwa tugas kita adalah terus belajar Al-Qur'an, mengamalkannya, dan berusaha mensucikan diri kita dari segala dosa dan akhlak yang buruk. Semoga Allah mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaga surga kelak. Aamiin.
📜 Ayat 127-131 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 129
Surat Al-Baqarah Ayat 129 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan…Surat Ayat 129/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 127–131. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








