Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- رَبِّي أَعْلَمُ : Tuhanku lebih mengetahui.
- بِمَن جَاءَ بِالْهُدَى : siapa yang datang dengan petunjuk (kebenaran).
- عَاقِبَةُ الدَّارِ : kesudahan yang baik di negeri akhirat.
- لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ : orang-orang yang zalim tidak akan beruntung.
Tafsir:
Nabi Musa 'alaihissalam menjawab perkataan Fir'aun yang menuduhnya telah menyihir manusia dan mengusir mereka dari negerinya. Dengan penuh ketenangan dan keyakinan, beliau berkata: "Tuhanku lebih mengetahui siapa di antara kita yang benar-benar datang membawa petunjuk dari sisi-Nya, dan siapa yang akan memperoleh kesudahan yang baik di akhirat kelak." Ini adalah jawaban yang sangat agung, karena Nabi Musa tidak berdebat dengan Fir'aun tentang siapa yang benar menurut pandangan manusia, tetapi beliau kembalikan segala urusan kepada ilmu Allah yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Beliau menegaskan bahwa kebenaran tidak diukur dari kekuasaan, kekayaan, atau banyaknya pengikut, melainkan dari petunjuk Allah dan kesudahan yang baik di akhirat.
Kemudian beliau menutup perkataannya dengan pernyataan yang tegas: "Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beruntung." Maksudnya, orang-orang yang melampaui batas, ingkar kepada kebenaran, dan menindas hamba-hamba Allah, tidak akan pernah mencapai keberuntungan baik di dunia maupun di akhirat. Meskipun mereka merasa menang sementara, pada hakikatnya mereka berada dalam kerugian yang nyata.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang adab dalam berdebat dan berdakwah. Ketika Nabi Musa dihadapkan pada tuduhan dan ancaman Fir'aun yang sangat kejam, beliau tidak membalas dengan kemarahan atau hujatan, melainkan dengan perkataan yang penuh hikmah dan bersandar kepada ilmu Allah. Ini adalah teladan bagi kita: dalam menyampaikan kebenaran, hendaknya kita bersikap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan selalu mengembalikan segala urusan kepada Allah.
Ayat ini juga menanamkan keyakinan yang kokoh bahwa kemenangan sejati bukan diukur dari hasil yang terlihat di dunia, melainkan dari kesudahan yang baik di akhirat. Maka janganlah kita iri melihat orang-orang zalim yang tampak sukses dan berkuasa, karena Allah telah menjanjikan bahwa mereka tidak akan beruntung. Sebaliknya, berpegang teguhlah pada kebenaran, niscaya Allah akan memberikan pertolongan dan kesudahan yang baik bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
📜 Ayat 35-39 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 37
Surat Al-Qasas Ayat 37 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Musa menjawab: "Tuhanku lebih mengetahui orang yang (patut) membawa petunjuk…Surat Ayat 37/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 35–39. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








