Al-'Ankabut · 2/69
Terjemah Transliterasi — Al-'Ankabut
أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ۝٢
Ahasiban naasu anyu yutrakooo any yaqoolooo aamannaa wa hum la yuftanoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Ahasiba: Apakah mereka mengira/menyangka.
  • An yutrakuu: Bahwa mereka dibiarkan (tanpa ujian).
  • An yaquuluu aamannaa: Hanya karena mereka berkata "kami telah beriman".
  • La yuf tanuun: Mereka tidak diuji/diberi cobaan.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia yang beriman, Allah Ta'ala menegur kita dengan pertanyaan yang menusuk hati: "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja hanya dengan mengucapkan 'kami telah beriman', tanpa diuji dan dicobai?" Tentu tidak! Ini adalah teguran keras dari Allah agar kita tidak tertipu oleh ucapan lisan semata.

Sesungguhnya keimanan itu bukan sekadar klaim di lisan, melainkan keyakinan yang harus dibuktikan melalui ujian dan cobaan. Allah akan menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai macam ujian—baik berupa kesulitan, ketakutan, kehilangan harta, atau gangguan dari musuh-musuh Islam—agar tampak jelas siapa yang benar-benar jujur dalam imannya dan siapa yang hanya mengaku-ngaku.

Ujian itu adalah sunnatullah yang berlaku bagi semua orang beriman sepanjang zaman. Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya yang mengaku beriman tanpa menguji keimanannya, sebagaimana emas tidak akan menjadi murni kecuali setelah dibakar dalam tungku api. Demikianlah hati manusia, tidak akan menjadi bersih dan kokoh kecuali setelah melewati ujian.

Yang lebih indah lagi, ketahuilah bahwa ujian itu sebenarnya adalah tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia akan mengujinya dengan berbagai cobaan untuk meninggikan derajatnya, menghapus dosa-dosanya, dan menguatkan keimanannya. Maka janganlah bersedih ketika menghadapi ujian, karena di balik itu semua tersimpan hikmah yang agung dan pahala yang berlimpah.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku, marilah kita renungkan: setiap kali kita mengucapkan "aku beriman", maka Allah akan menguji kita untuk membuktikan kebenaran ucapan tersebut. Ujian bukanlah hukuman, melainkan rahmat tersembunyi yang menjadikan iman kita semakin matang dan dewasa. Maka hadapilah setiap cobaan dengan sabar dan tawakal, karena di ujung perjalanan itu ada kemenangan yang indah bagi orang-orang yang benar-benar beriman. Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang bersabar dalam menghadapi ujian demi membuktikan keimanannya kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-4 — Al-'Ankabut

1الم
Alif laam miim
2أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
3وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
4أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ أَن يَسْبِقُونَا ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.
Al-'AnkabutIndeks Quran
69Ayat
MakkiyahRevelation
2Ayat

Terjemah — Al-'Ankabut 2

Surat Al-'Ankabut Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami…

Surat Ayat 2/69 — Al-'Ankabut العنكبوت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Ankabut Dengarkan, Al-'Ankabut Terjemah, Al-'Ankabut mp3, Al-'Ankabut pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu