Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يُسْلِمْ وَجْهَهُ — memurnikan dan menyerahkan diri sepenuhnya dengan ikhlas.
- مُحْسِنٌ — orang yang berbuat baik, yaitu yang mengerjakan amal dengan ikhlas dan sesuai tuntunan.
- الْعُرْوَةِ الْوُثْقَى — tali atau pegangan yang sangat kuat dan tidak akan putus.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba Allah yang merindukan kebahagiaan! Renungkanlah firman Allah yang agung ini: *"Dan barangsiapa menyerahkan wajahnya kepada Allah"* — maknanya, barang siapa yang memurnikan ibadah dan niatnya hanya kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, tidak riya, dan tidak mengharap pujian makhluk. Hatinya menghadap kepada Allah, lisannya menyebut nama-Nya, dan seluruh gerak-gerik hidupnya ia persembahkan untuk mencari ridha-Nya.
Namun, keikhlasan itu tidak cukup tanpa diiringi kebaikan. Maka Allah berfirman: *"sedangkan dia berbuat kebaikan"* — yaitu mengerjakan amal dengan benar dan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Inilah dua syarat diterimanya amal: ikhlas karena Allah dan ittiba' (mengikuti) sunnah Rasul. Ikhlas tanpa ittiba' adalah bid'ah, dan ittiba' tanpa ikhlas adalah riya. Keduanya harus menyatu dalam setiap langkah seorang mukmin.
Maka barang siapa yang menggabungkan kedua hal ini, sungguh ia *"telah berpegang pada tali yang sangat kuat"* — yaitu Islam yang kokoh, iman yang teguh, dan kalimat tauhid *"Laa ilaaha illallah"* yang menjadi pegangan paling kokoh bagi siapa pun yang ingin selamat. Sebagaimana orang yang jatuh ke dalam sumur yang dalam akan berpegang erat pada tali yang kuat agar tidak jatuh, demikianlah seorang mukmin berpegang teguh pada agama Allah agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan dan kebinasaan.
Kemudian Allah menutup ayat ini dengan janji yang menenteramkan hati: *"Dan kepada Allah-lah akhir segala urusan."* Segala sesuatu akan kembali kepada Allah. Tidak ada satu urusan pun di alam ini yang luput dari pengetahuan dan kekuasaan-Nya. Orang yang berbuat baik akan mendapat balasan kebaikan, dan orang yang berbuat buruk akan mendapat balasan yang setimpal. Maka beruntunglah orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuan, dan celakalah orang yang hanya sibuk dengan dunia yang fana.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah! Ayat ini adalah undangan indah dari Allah agar kita menjadi hamba yang ikhlas dan baik. Betapa bahagianya jiwa yang telah menyerahkan segalanya kepada Allah — ia tidak akan merasa takut kehilangan, tidak akan cemas menghadapi masa depan, karena ia telah berpegang pada tali yang tidak akan pernah putus. Marilah kita perbaiki niat kita, luruskan amal kita, dan genggam erat agama Allah dengan penuh cinta dan keyakinan. Sesungguhnya Allah Maha Melihat setiap usaha kita, dan Dia tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat baik.
📜 Ayat 20-24 — Luqman
Terjemah — Luqman 22
Surat Ayat 22/34 — Luqman لقمان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Luqman Dengarkan, Luqman Terjemah, Luqman mp3, Luqman pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








