Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- غُدُوُّهَا (ghuduwwuha): perjalanan di pagi hari.
- رَوَاحُهَا (rawahuha): perjalanan di sore hari.
- أَسَلْنَا (asalna): kami alirkan atau kami lelehkan.
- عَيْنَ الْقِطْرِ ('ainal qithr): mata air tembaga yang meleleh.
- يَزِغْ (yazigh): menyimpang atau berpaling.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan nikmat-nikmat besar yang telah Dia karuniakan kepada Nabi Sulaiman 'alaihissalam sebagai bentuk kemuliaan dan bukti kebesaran-Nya. Allah menundukkan angin untuknya dengan kecepatan yang luar biasa—di pagi hari, angin itu membawanya menempuh perjalanan sejauh satu bulan perjalanan biasa, dan di sore hari juga demikian. Ini adalah mukjizat yang menunjukkan kekuasaan Allah yang tiada tandingannya.
Selain itu, Allah melelehkan tembaga untuknya bagaikan air yang mengalir, sehingga Nabi Sulaiman dapat membentuk dan menggunakannya untuk berbagai keperluan sesuai kehendaknya. Ini adalah karunia yang sangat besar, karena tembaga yang biasanya keras dan sulit dibentuk, menjadi lunak dan mudah diolah baginya.
Allah juga menundukkan sebagian jin untuk bekerja di hadapan Nabi Sulaiman dengan izin dan perintah Allah. Mereka melaksanakan berbagai tugas berat yang tidak mampu dilakukan oleh manusia biasa. Namun, bagi siapa saja di antara jin yang menyimpang dari perintah Allah—yaitu perintah untuk taat dan patuh kepada Nabi Sulaiman—Allah akan merasakan kepadanya azab api yang menyala-nyala di akhirat kelak.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kebesaran Allah yang mampu menundukkan alam semesta bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Jika Allah memberikan kekuasaan dan keistimewaan kepada hamba-hamba-Nya yang saleh, maka itu semua adalah ujian dan rahmat. Namun, yang lebih penting dari semua itu adalah ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya. Ketika kita taat, Allah akan memudahkan urusan kita dan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan.
Sebaliknya, siapa yang menyimpang dari perintah Allah, maka ia akan menuai akibatnya sendiri. Maka, mari kita jadikan ketaatan sebagai jalan hidup kita, karena hanya dengan itulah kita akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah tidak pernah menjanjikan kemudahan bagi orang yang membangkang, tetapi Dia selalu membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya yang mau kembali dan bertobat.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang taat dan dicintai Allah, serta dijauhkan dari segala bentuk kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 10-14 — Saba
Terjemah — Saba 12
Surat Saba Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu…Surat Ayat 12/54 — Saba سبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Saba Dengarkan, Saba Terjemah, Saba mp3, Saba pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








