Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- إِلَّا : kecuali (pengecualian dari hukum yang disebutkan sebelumnya).
- عِبَادَ : hamba-hamba (bentuk jamak dari 'abd).
- الْمُخْلَصِينَ : orang-orang yang dimurnikan/dipilih oleh Allah, yaitu mereka yang ikhlas dalam beribadah dan dijaga keikhlasannya oleh Allah dari segala bentuk kemusyrikan dan kemunafikan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan kisah Nabi Ilyas 'alaihissalam dan kaumnya. Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan bahwa kaum Nabi Ilyas akan dikumpulkan untuk dihisab dan diazab karena mendustakan utusan Allah, maka Allah mengecualikan sekelompok hamba yang mulia dari azab tersebut.
Firman Allah: "Kecuali hamba-hamba Allah yang dimurnikan (ikhlas)" — mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Nabi Ilyas dan mengikuti ajarannya dengan penuh keikhlasan. Mereka memurnikan ibadah hanya untuk Allah semata, tidak mencampurkannya dengan kesyirikan atau kemunafikan. Allah telah memilih dan menyucikan hati mereka sehingga mereka selamat dari azab yang menimpa kaum yang mendustakan.
Mereka inilah yang dimaksud dengan hamba-hamba yang ikhlas — Allah menjaga hati mereka dari tipu daya setan dan hawa nafsu, sehingga mereka tetap teguh di atas kebenaran meskipun lingkungan sekitar mereka tenggelam dalam kesesatan. Mereka tidak hanya selamat dari azab di akhirat, tetapi juga dijaga oleh Allah dari kesesatan di dunia.
Ayat ini memberikan kabar gembira yang sangat besar: bahwa keikhlasan adalah kunci keselamatan. Meskipun suatu kaum secara umum berada dalam kesesatan, orang-orang yang ikhlas di antara mereka tetap mendapat rahmat dan perlindungan Allah.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa agungnya kedudukan orang-orang yang ikhlas di sisi Allah. Mereka adalah golongan yang dikecualikan dari azab, dipilih oleh Allah, dan dijaga keikhlasannya. Ini adalah kabar gembira bagi kita semua — bahwa pintu keselamatan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau memurnikan ibadahnya kepada Allah, betapapun rusaknya lingkungan di sekitar kita.
Marilah kita bertekad untuk menjadi hamba yang ikhlas. Mulailah dari hal-hal kecil: luruskan niat dalam setiap amal, jangan mencari pujian manusia, dan jadikan ridha Allah sebagai tujuan tertinggi. Karena Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan keikhlasan kalian.
Ingatlah, keikhlasan bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi Allah Maha Menolong hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Mohonlah kepada Allah agar Dia memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang dimurnikan, sebagaimana doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an: *"Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada-Mu."* Semoga Allah memurnikan hati kita, menerima amal kita, dan menyelamatkan kita dari azab-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 126-130 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 128
Surat As-Saffat Ayat 128 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).Surat Ayat 128/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 126–130. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








