Terjemah — Tafsir
Makna Kata yang Perlu Dijelaskan:
- بَلِ (bal): Kata yang menunjukkan perpindahan dari satu perkara kepada perkara lain yang lebih utama, yakni berpindah dari larangan menyembah selain Allah kepada perintah mengesakan ibadah kepada-Nya.
- فَاعْبُدْ (fa'bud): Perintah untuk beribadah dengan penuh ketundukan dan kepatuhan.
- الشَّاكِرِينَ (asy-syākirīn): Orang-orang yang senantiasa mensyukuri nikmat Allah dengan hati, lisan, dan perbuatan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, janganlah engkau mengikuti apa yang diperintahkan oleh orang-orang kafir untuk menyembah selain Allah. Bahkan apabila engkau hendak beribadah, maka sembahlah hanya Allah semata dengan memurnikan ketaatan dan ketundukan hanya kepada-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Janganlah engkau menyembah berhala, patung, atau sesembahan lain yang mereka serukan. Dan jadilah engkau termasuk golongan hamba-hamba yang pandai bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah Dia limpahkan kepadamu—nikmat kenabian, nikmat Al-Qur'an, nikmat kemenangan, dan segala karunia lainnya.
Syukur yang dimaksud bukan sekadar ucapan "Alhamdulillah" di lisan, tetapi syukur yang hakiki adalah menggunakan nikmat-nikmat Allah sesuai dengan apa yang Dia ridhai, menjauhi kemaksiatan, dan senantiasa taat kepada perintah-Nya. Orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya oleh Allah, sebagaimana firman-Nya: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu" (QS. Ibrahim: 7).
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip agung dalam kehidupan: hanya Allah yang layak disembah dan hanya kepada-Nya kita berharap. Di tengah arus kehidupan yang penuh dengan godaan untuk "menyembah" selain Allah—entah itu harta, jabatan, hawa nafsu, atau ketakutan kepada makhluk—ayat ini hadir sebagai penyejuk hati yang mengingatkan kita agar senantiasa memurnikan ibadah hanya kepada Allah.
Betapa indahnya hidup ini ketika hati kita terikat hanya kepada Allah. Kita tidak akan kecewa, tidak akan takut, dan tidak akan merasa hina, karena kita bersandar kepada Zat Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengasih. Mari kita jadikan setiap langkah, setiap ucapan, dan setiap perbuatan kita sebagai bentuk ibadah kepada Allah semata. Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur, karena syukur adalah kunci bertambahnya nikmat dan keberkahan dalam hidup.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang ikhlas beribadah dan pandai bersyukur. Aamiin.
📜 Ayat 64-68 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 66
Surat Az-Zumar Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah…Surat Ayat 66/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








