Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أُوحِيَ : Telah diwahyukan
- لَئِنْ أَشْرَكْتَ : Sungguh jika engkau mempersekutukan (Allah)
- لَيَحْبَطَنَّ : Pasti akan menjadi sia-sia dan batal
- الْخَاسِرِينَ : Orang-orang yang merugi
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada para rasul sebelummu — mulai dari Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, hingga seluruh nabi dan rasul Allah — sebuah pesan yang tegas dan fundamental: jika engkau mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka seluruh amal baik yang telah engkau kerjakan akan menjadi sia-sia dan terhapus pahalanya. Tidak ada satu amal pun yang diterima di sisi Allah jika pelakunya berbuat syirik, karena syirik adalah dosa terbesar yang menghancurkan seluruh kebaikan.
Ayat ini juga menegaskan bahwa orang yang berbuat syirik akan termasuk golongan orang-orang yang merugi — merugi di dunia karena kehilangan agama dan petunjuk, serta merugi di akhirat dengan mendapatkan azab yang pedih. Kerugian yang paling besar adalah kehilangan surga dan dijatuhkan ke dalam neraka.
Penting untuk dipahami bahwa seruan ini ditujukan kepada Nabi ﷺ secara lafaz, namun maknanya mencakup seluruh umatnya. Ini adalah bentuk peringatan yang sangat keras dari Allah agar umat manusia menjauhi syirik dalam segala bentuknya, baik syirik besar maupun syirik kecil seperti riya' (pamer ibadah) dan sum'ah (ingin didengar orang lain).
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa agungnya kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah mengutus para rasul dari masa ke masa dengan membawa pesan yang sama: *"Janganlah engkau syirik!"* Ini bukan karena Allah membutuhkan ibadah kita, tetapi karena syirik adalah racun yang menghancurkan diri kita sendiri.
Bayangkan, seseorang yang telah beramal sepanjang hidupnya — shalat, puasa, sedekah, haji — namun jika di hatinya masih ada kesyirikan, maka semua amalnya hancur bagaikan debu yang berterbangan. Sungguh kerugian yang tiada tara!
Maka marilah kita jaga kemurnian tauhid kita. Jadikan setiap amal hanya untuk Allah semata. Periksa hati kita, bersihkan dari segala bentuk riya' dan kesyirikan. Karena Allah Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam dada.
Ketahuilah, bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Pintu taubat senantiasa terbuka bagi siapa saja yang kembali kepada-Nya dengan tulus. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, dan jangan pernah menunda taubat. Sungguh, kebahagiaan sejati hanya ada dalam ketauhidan yang murni dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah semata.
📜 Ayat 63-67 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 65
Surat Az-Zumar Ayat 65 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu.…Surat Ayat 65/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 63–67. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








