Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Āmanū: orang-orang yang beriman dengan keimanan yang benar dan tulus kepada Allah.
- Aṣ-Ṣāliḥāt: amal-amal saleh, yaitu segala perbuatan baik yang sesuai dengan tuntunan syariat dan ikhlas karena Allah.
- Jannāt: taman-taman surga yang penuh kenikmatan.
- Tajrī min taḥtihā al-anhār: sungai-sungai mengalir di bawah istana-istana dan pepohonannya.
- Khālidīna fīhā abadā: mereka kekal di dalamnya selama-lamanya tanpa ada akhir.
- Waʿdallāhi ḥaqqā: janji Allah yang pasti terjadi dan tidak mungkin diingkari.
- Aṣdaqu qīlā: lebih benar perkataan-Nya.
Tafsir Lengkap:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, mari kita renungkan bersama ayat yang sangat indah dan penuh harapan ini. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang benar—bukan sekadar pengakuan di lisan, tetapi keimanan yang meresap ke dalam hati dan dibuktikan dengan amal perbuatan—serta mengerjakan amal-amal saleh, maka Allah menjanjikan kepada mereka surga yang di bawah istana-istana dan pepohonannya mengalir sungai-sungai yang jernih dan menyejukkan. Mereka akan tinggal di dalamnya selama-lamanya, tidak akan pernah keluar dan tidak akan pernah mati.
Perhatikanlah, saudaraku, betapa agungnya kabar gembira ini! Ini bukanlah janji dari makhluk yang bisa salah atau ingkar, tetapi ini adalah janji dari Allah, Rabb semesta alam. Allah menegaskan bahwa janji ini adalah "ḥaqqan" — suatu kebenaran yang pasti terjadi, tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya, karena Dia Maha Suci dari sifat yang demikian.
Kemudian Allah menutup ayat ini dengan sebuah pertanyaan retoris yang menggugah hati: "Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?" Tentu saja tidak ada seorang pun. Allah adalah Dzat yang Maha Benar, dan segala firman-Nya adalah kebenaran mutlak. Jika Allah telah berjanji, maka janji itu pasti terpenuhi. Tidak ada satu makhluk pun yang mampu menandingi kebenaran perkataan Allah.
Saudaraku, ayat ini adalah undangan kasih sayang dari Allah kepada kita semua. Allah tidak meminta kita untuk menjadi malaikat, tetapi Dia meminta kita untuk beriman dan beramal saleh. Setiap langkah kebaikan yang kita lakukan—sekecil apa pun—akan dibalas dengan surga yang kekal abadi. Sungguh, betapa sayangnya Allah kepada hamba-Nya. Dia memberikan ganjaran yang tidak terhingga untuk amal yang terbatas.
Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat dalam setiap langkah kehidupan kita. Jangan pernah lelah untuk berbuat baik, karena setiap amal saleh yang kita lakukan adalah investasi untuk kebahagiaan abadi di akhirat. Dan jangan pernah ragu dengan janji Allah, karena Dia adalah sebaik-baik pemberi janji dan sebenar-benar pemberi kabar gembira. Sungguh, betapa beruntungnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan mendapatkan kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
📜 Ayat 120-124 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 122
Surat An-Nisa Ayat 122 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami…Surat Ayat 122/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 120–124. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








