Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- يَتَدَبَّرُونَ (yatadabbarūn): merenungkan, memikirkan secara mendalam, dan mengkaji dengan sungguh-sungguh.
- اخْتِلَافًا (ikhtilāfan): pertentangan, ketidaksesuaian, atau ketidakkonsistenan antara satu bagian dengan bagian lainnya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengajak seluruh umat manusia, khususnya mereka yang meragukan kebenaran Al-Qur'an, untuk merenungkan dan mengkaji kitab suci ini dengan penuh perhatian dan keikhlasan. Mengapa mereka tidak mau berpikir dan bertadabbur? Padahal, jika mereka mau membuka hati dan akal, mereka akan menemukan bahwa Al-Qur'an ini datang dengan susunan yang sangat indah, rapi, dan konsisten—baik dari segi bahasa, hukum, kisah, maupun ajarannya. Tidak ada satu pun pertentangan di dalamnya, meskipun diturunkan secara berangsur-angsur selama lebih dari dua puluh tahun, dalam berbagai situasi dan kondisi.
Allah menantang mereka dengan sebuah bukti logis yang sangat kuat: seandainya Al-Qur'an ini berasal dari selain Allah—entah dari manusia biasa, dari dongeng-dongeng lama, atau dari rekayasa nabi palsu—niscaya mereka akan menemukan di dalamnya banyak sekali pertentangan dan ketidaksesuaian. Karena mustahil bagi manusia untuk menyusun kitab sebesar ini dengan konsistensi yang sempurna tanpa ada satu pun kontradiksi, baik dalam akidah, syariat, maupun janji dan ancamannya.
Kenyataan bahwa Al-Qur'an terbebas dari segala bentuk pertentangan—padahal ia membahas berbagai persoalan kehidupan, dari urusan ibadah, muamalah, hukum keluarga, hingga kisah umat terdahulu—merupakan bukti nyata bahwa ia berasal dari Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Inilah mukjizat terbesar yang abadi hingga akhir zaman.
Hikmah dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk tidak menjadi orang yang dangkal dalam menyikapi Al-Qur'an. Janganlah kita membaca Al-Qur'an sekadar sebagai rutinitas tanpa memahami maknanya. Renungkanlah setiap ayatnya, resapi setiap pesannya, dan biarkan Al-Qur'an berbicara kepada hati kita. Karena di dalamnya terdapat cahaya petunjuk yang mampu mengubah kegelapan menjadi terang benderang.
Ketahuilah, bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang terjaga keasliannya, tidak ada satu huruf pun yang berubah sejak diturunkan hingga hari kiamat. Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Maka, betapa beruntungnya kita yang telah diberikan hidayah untuk mengenal dan beriman kepada kitab suci ini. Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai teman setia, pembimbing hidup, dan penenang jiwa. Semakin kita mendalaminya, semakin kita merasakan keajaiban dan keindahannya, dan semakin kuat pula keyakinan kita bahwa Al-Qur'an benar-benar firman Allah, bukan buatan manusia.
📜 Ayat 80-84 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 82
Surat An-Nisa Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al…Surat Ayat 82/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








