Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Akinnah (أَكِنَّةٍ): Jamak dari *kinan*, artinya penutup atau selubung yang menutupi sesuatu secara menyeluruh.
- Waqr (وَقْرٌ): Berat atau tumpul pada pendengaran, sehingga tidak mampu mendengar dengan baik.
- Hijab (حِجَابٌ): Penghalang atau pembatas yang memisahkan antara dua pihak.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan sikap keras kepala kaum musyrik ketika diajak kepada kebenaran. Mereka berkata kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan nada menantang dan penuh kesombongan: "Hati kami tertutup rapat oleh selubung yang tebal, sehingga tidak ada satu pun perkataanmu yang mampu menembus dan dipahami oleh akal kami. Telinga kami pun tersumbat oleh kebisingan dan ketulian, sehingga kami tidak mendengar seruanmu. Dan di antara kami dengan dirimu ada tabir pemisah yang menghalangi kami untuk mengikutimu."
Mereka kemudian berkata dengan nada mengejek: "Maka bekerjalah kamu sesuai dengan keyakinanmu, dan kami pun akan bekerja sesuai dengan keyakinan kami. Kami tidak akan pernah mengikutimu, dan kami tidak akan pernah tunduk kepada ajaranmu."
Sesungguhnya perkataan mereka ini hanyalah alasan dan pembenaran diri semata. Mereka tidak benar-benar tuli atau buta, tetapi hati mereka telah dikunci oleh kesombongan dan keangkuhan. Mereka menolak kebenaran sebelum mendengarnya, dan menutup pintu hidayah sebelum cahayanya sampai kepada mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita tentang pentingnya hati yang terbuka terhadap kebenaran. Hati yang bersih dan ikhlas akan selalu siap menerima petunjuk Allah, sebagaimana bumi yang subur siap menerima air hujan. Namun hati yang dipenuhi kesombongan dan keangkuhan akan menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi, sehingga tidak ada nasihat yang mampu menembusnya.
Marilah kita senantiasa memohon kepada Allah agar diberikan hati yang lunak dan telinga yang mendengar, serta dijauhkan dari sifat sombong yang menjadi penghalang terbesar antara hamba dengan Tuhannya. Ingatlah, orang yang paling dicintai Allah adalah mereka yang rendah hati dan selalu haus akan ilmu dan kebenaran. Jangan biarkan setan menutup hati kita dengan tabir kesombongan, karena sekali hati tertutup, sulit baginya untuk kembali terbuka.
Semoga Allah membukakan pintu hati kita untuk selalu menerima kebenaran dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mendengar perkataan lalu mengikuti yang terbaik di antaranya. Aamiin.
📜 Ayat 3-7 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 5
Surat Ayat 5/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








