Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَا يَمَسُّهُ (Lā yamassuhu): Tidak menyentuhnya. Kata "mass" di sini bermakna sentuhan langsung, baik secara fisik maupun maknawi.
- إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ (Illal-muthahharūn): Kecuali orang-orang/para makhluk yang disucikan. Yakni mereka yang dibersihkan dari segala kotoran, dosa, dan kekurangan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini berbicara tentang kemuliaan dan kesucian Al-Qur'an. Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa Al-Qur'an yang agung ini berada dalam kitab yang terjaga dan terpelihara (Lauh Mahfuzh), dan tidak ada yang dapat menyentuhnya kecuali mereka yang benar-benar suci.
Makna ayat ini mencakup dua hal penting:
Pertama, bahwa Al-Qur'an yang ada di sisi Allah berada dalam kitab yang terjaga, dan yang menyentuhnya adalah para malaikat yang dimuliakan. Mereka adalah makhluk yang Allah sucikan dari segala dosa, kesalahan, dan kekurangan. Para malaikat adalah hamba-hamba Allah yang senantiasa taat dan tidak pernah bermaksiat kepada-Nya.
Kedua, ayat ini juga mengandung pelajaran bagi umat manusia, bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang suci dan mulia. Maka sudah sepantasnya kita sebagai umat Islam menyucikan diri sebelum menyentuh dan membacanya. Seorang muslim yang hendak memegang mushaf Al-Qur'an hendaknya dalam keadaan suci dari hadats besar maupun kecil, sebagaimana yang telah diajarkan oleh para ulama berdasarkan ayat ini dan dalil-dalil lainnya.
Ayat ini mengajarkan kita tentang adab yang tinggi terhadap Kitabullah. Al-Qur'an bukanlah kitab biasa, ia adalah firman Allah yang diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Maka menghormati dan menyucikan diri saat berinteraksi dengannya adalah bentuk pengagungan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa mulianya Al-Qur'an di sisi Allah hingga hanya makhluk-makhluk yang suci saja yang layak menyentuhnya. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan kitab suci kita. Maka sudah sepantasnya kita semakin mencintai Al-Qur'an, membacanya dengan penuh penghormatan, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi kegelapan, obat bagi hati yang gundah, dan petunjuk menuju jalan yang lurus. Setiap huruf yang kita baca bernilai kebaikan, dan setiap ayat yang kita amalkan akan menjadi syafaat bagi kita di hari kiamat kelak.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setia kita. Bacalah ia setiap hari, renungkan maknanya, dan amalkan isinya. Dengan demikian, kita akan termasuk hamba-hamba Allah yang suci dan dicintai-Nya, serta mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur'an dan menjadikannya cahaya dalam kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 77-81 — Al-Waqi'ah
Terjemah — Al-Waqi'ah 79
Surat Al-Waqi'ah Ayat 79 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.Surat Ayat 79/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 77–81. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








