Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَرَّقُوا دِينَهُمْ (memecah-belah agama mereka): Maksudnya menjadikan agama mereka terpecah-pecah, mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian yang lain.
- شِيَعًا (golongan-golongan): Bentuk jamak dari *syī'ah*, yaitu kelompok-kelompok yang saling berselisih dan bermusuhan karena perbedaan hawa nafsu dan kepentingan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agama mereka—baik dari kalangan Yahudi, Nasrani, maupun umat-umat terdahulu yang telah menyimpang—mereka mengambil sebagian ajaran yang diperintahkan Allah dan meninggalkan sebagian yang lain. Mereka pun terpecah menjadi sekte-sekte dan golongan-golongan yang saling bermusuhan, masing-masing mengklaim kebenaran padahal mereka berada dalam kesesatan.
Allah berfirman kepada Nabi-Nya: "Engkau tidak bertanggung jawab sedikit pun atas mereka. Engkau berlepas diri dari mereka, dan mereka pun berlepas diri darimu. Tugasmu hanyalah menyampaikan risalah dan memberi peringatan. Adapun urusan mereka sepenuhnya kembali kepada Allah. Dialah yang akan menghisab dan membalas mereka di hari kiamat. Pada hari itu, Allah akan memberitahukan kepada mereka segala apa yang pernah mereka perbuat di dunia, lalu memberi balasan yang setimpal—bagi yang bertobat dan berbuat baik akan mendapat kebaikan, dan bagi yang berbuat buruk akan mendapat keburukan."
Ayat ini juga menjadi peringatan tegas bagi umat Islam agar tidak meniru perbuatan tercela tersebut. Janganlah sekali-kali kita memecah-belah agama Allah, bercerai-berai menjadi golongan yang saling menyalahkan dan membenci. Sebab, persatuan adalah rahmat dan perpecahan adalah azab. Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bersatu di atas kebenaran, saling tolong-menolong dalam kebaikan, dan menjauhi perselisihan yang tidak bermanfaat.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita betapa mulianya persatuan dan betapa hinanya perpecahan. Islam datang membawa rahmat bagi seluruh alam, dan rahmat itu hanya akan terwujud ketika kita bersatu di atas Al-Qur'an dan Sunnah. Mari kita jauhi sikap fanatisme buta terhadap golongan, kelompok, atau madzhab yang membuat kita saling membenci. Ingatlah bahwa musuh kita sebenarnya adalah setan dan hawa nafsu, bukan saudara seiman yang berbeda pendapat dalam hal furu'iyyah (cabang).
Allah menjamin bahwa siapa yang berpegang teguh pada agama-Nya secara utuh—tidak memilih-milih mana yang sesuai hawa nafsunya—maka ia akan mendapatkan petunjuk dan keselamatan. Sebaliknya, siapa yang memecah-belah agama, ia akan menuai penyesalan di akhirat kelak. Maka, marilah kita perkuat ukhuwah islamiyah, saling menghormati, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kita kerjakan, dan tidak ada satu pun amal yang luput dari pengawasan-Nya.
📜 Ayat 157-161 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 159
Surat Al-An'am Ayat 159 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan,…Surat Ayat 159/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 157–161. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








