Al-An'am · 71/165
Terjemahan Transliterasi — Surah Al-An'am
قُلْ أَنَدْعُو مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنفَعُنَا وَلَا يَضُرُّنَا وَنُرَدُّ عَلَىٰ أَعْقَابِنَا بَعْدَ إِذْ هَدَانَا اللَّهُ كَالَّذِي اسْتَهْوَتْهُ الشَّيَاطِينُ فِي الْأَرْضِ حَيْرَانَ لَهُ أَصْحَابٌ يَدْعُونَهُ إِلَى الْهُدَى ائْتِنَا ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۖ وَأُمِرْنَا لِنُسْلِمَ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ ۝٧١
Qul anad`oo min doonil laahi maa laa yanfa`unaa wa laa yadurrunaa wa nuraddu `alaaa a`qaabina ba`da iz hadaanal laahu kallazis tahwat hush Shayaateenu fil ardi hairaana lahooo ashaabuny yad`oo nahooo ilal huda` tinaa; qul inna hudal laahi huwal hudaa wa umirnaa linuslima li Rabbil `aalameen
📖 Dalam Bahasa Melayu
Katakanlah: "Patutkah kita menyeru serta menyembah yang lain dari Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat kepada kita dan tidak dapat mendatangkan mudarat kepada kita; dan (patutkah) kita dikembalikan undur ke belakang (menjadi kafir musyrik) setelah kita diberi hidayah petunjuk oleh Allah (dengan ugama Islam), seperti orang yang telah disesatkan oleh Syaitan-syaitan di bumi (di tempat yang lengang) dalam keadaan bingung, sedang ia pula mempunyai sahabat-sahabat yang mengajaknya ke jalan yang lurus (dengan berkata kepadanya): "Marilah bersama-sama kami. "Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah sebenar-benar petunjuk, dan kita diperintahkan supaya berserah diri kepada Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam".

🎧 Dengar
📜

Terjemahan — Tafsir

Makna Perkataan:

  • أَنَدْعُو - patutkah kita menyeru/menyembah
  • مَا لَا يَنفَعُنَا وَلَا يَضُرُّنَا - sesuatu yang tidak memberi manfaat kepada kita dan tidak memberi mudarat kepada kita
  • نُرَدُّ عَلَىٰ أَعْقَابِنَا - kami dikembalikan ke belakang (iaitu murtad kembali kepada kekufuran)
  • اسْتَهْوَتْهُ - telah menyesatkannya (syaitan-syaitan telah menariknya ke arah kesesatan)
  • حَيْرَانَ - bingung, tidak tahu arah tujuan
  • لِنُسْلِمَ - agar kami tunduk patuh

Tafsiran Ayat:

Wahai Rasulullah, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mengajakmu kembali kepada penyembahan berhala: "Patutkah kami menyembah selain Allah sesuatu yang tidak mampu memberi manfaat kepada kami jika kami menyembahnya, dan tidak mampu memberi mudarat kepada kami jika kami meninggalkannya? Patutkah kami berpaling ke belakang dan kembali kepada kekufuran setelah Allah memberikan petunjuk kepada kami untuk memeluk Islam?"

Keadaan orang yang kembali kepada kekufuran setelah mendapat hidayah adalah seperti seseorang yang telah disesatkan oleh syaitan-syaitan di muka bumi ini, sehingga dia berjalan dalam keadaan bingung dan tersasar dari jalan yang benar. Dia tidak mengetahui ke mana hendak pergi, sedangkan di sekelilingnya terdapat sahabat-sahabat yang berakal dan beriman yang berdiri di atas jalan yang lurus, memanggilnya: "Marilah kembali kepada kami, ikutlah jalan petunjuk ini!" Namun dia enggan dan tidak menghiraukan seruan mereka.

Kemudian Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk berkata kepada mereka: "Sesungguhnya petunjuk Allah yang dibawa oleh utusan-Nya itulah petunjuk yang sebenar-benarnya, bukan apa yang kamu serukan itu. Dan kami telah diperintahkan oleh Allah agar tunduk patuh kepada-Nya semata-mata, mengesakan-Nya dalam ibadah, dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan sekalian alam, yang memiliki dan mentadbir seluruh alam ini."


Pengajaran dan Seruan:

Ayat yang mulia ini mengajar kita satu perkara yang amat penting iaitu keteguhan pendirian seorang mukmin dalam memegang agama Allah. Seorang mukmin tidak akan tergoyah oleh sebarang ajakan untuk kembali kepada kesesatan, walau apa pun bentuknya. Hidayah Allah adalah nikmat yang paling agung, maka menjaganya adalah kewajiban yang paling utama.

Bayangkanlah betapa hinanya seseorang yang telah diberikan Allah cahaya iman, lalu dia menukarnya dengan kegelapan syirik. Syaitan sentiasa berusaha untuk menyesatkan manusia, dan mereka tidak akan berhenti sehingga berjaya membawa kita kembali kepada kesesatan. Maka berpeganglah dengan tali Allah, kerana tiada petunjuk yang lebih benar melainkan petunjuk Allah.

Marilah kita menjadi hamba yang berserah diri kepada Allah, Tuhan sekalian alam. Dialah yang memberi manfaat dan mudarat, Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan kepada-Nyalah kita akan kembali. Kebahagiaan hakiki hanya akan diperoleh dengan mentaati Allah dan mengikuti petunjuk Rasul-Nya. Semoga Allah menetapkan hati kita di atas agama-Nya yang benar sehingga kita bertemu dengan-Nya dalam keadaan redha dan diredhai.



📜 Ayat 69-73 — Surah Al-An'am

69وَمَا عَلَى الَّذِينَ يَتَّقُونَ مِنْ حِسَابِهِم مِّن شَيْءٍ وَلَٰكِن ذِكْرَىٰ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Dan tidaklah ada tanggungjawab sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa mengenai dosa orang-orang (kafir yang mengejek-ejek) itu, akan tetapi (kewajipan orang-orang Islam) ialah mengingati (larangan Allah itu) supaya mereka bertaqwa.
70وَذَرِ الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ وَذَكِّرْ بِهِ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَا ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ أُبْسِلُوا بِمَا كَسَبُوا ۖ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ
Dan jauhkanlah diri dari orang-orang yang menjadikan ugama mereka sebagai permainan dan hiburan, dan mereka pula telah diperdayakan oleh kehidupan dunia dan peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu supaya tiap-tiap diri (di akhirat kelak) tidak terjerumus (ke dalam azab neraka) dengan sebab apa yang ia telah usahakan (dari perbuatan yang buruk dan keji). Tidak ada baginya pelindung dan tidak juga pemberi syafaat yang lain dari Allah. Dan jika ia hendak menebus (dirinya) dengan segala jenis tebusan, (nescaya tebusan itu) tidak akan diterima daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam azab neraka) dengan sebab apa yang telah mereka usahakan. Bagi mereka disediakan minuman dari air panas yang menggelegak, dan azab seksa yang tidak terperi sakitnya, disebabkan mereka kufur ingkar (semasa hidupnya).
71قُلْ أَنَدْعُو مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنفَعُنَا وَلَا يَضُرُّنَا وَنُرَدُّ عَلَىٰ أَعْقَابِنَا بَعْدَ إِذْ هَدَانَا اللَّهُ كَالَّذِي اسْتَهْوَتْهُ الشَّيَاطِينُ فِي الْأَرْضِ حَيْرَانَ لَهُ أَصْحَابٌ يَدْعُونَهُ إِلَى الْهُدَى ائْتِنَا ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۖ وَأُمِرْنَا لِنُسْلِمَ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: "Patutkah kita menyeru serta menyembah yang lain dari Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat kepada kita dan tidak dapat mendatangkan mudarat kepada kita; dan (patutkah) kita dikembalikan undur ke belakang (menjadi kafir musyrik) setelah kita diberi hidayah petunjuk oleh Allah (dengan ugama Islam), seperti orang yang telah disesatkan oleh Syaitan-syaitan di bumi (di tempat yang lengang) dalam keadaan bingung, sedang ia pula mempunyai sahabat-sahabat yang mengajaknya ke jalan yang lurus (dengan berkata kepadanya): "Marilah bersama-sama kami. "Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah sebenar-benar petunjuk, dan kita diperintahkan supaya berserah diri kepada Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam".
72وَأَنْ أَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَاتَّقُوهُ ۚ وَهُوَ الَّذِي إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Dan (diperintahkan): Hendaklah kamu mengerjakan sembahyang dan bertaqwa kepadaNya, dan Dia lah Tuhan yang kepadaNya kamu akan dihimpunkan (pada hari akhirat kelak).
73وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ وَيَوْمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُ ۚ قَوْلُهُ الْحَقُّ ۚ وَلَهُ الْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ ۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Dan Dia lah yang menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, dan (Dia lah juga) pada masa (hendak menjadikan sesuatu) berfirman: "Jadilah", lalu terjadilah ia. FirmanNya itu adalah benar. Dan bagiNyalah kuasa pemerintahan pada hari ditiupkan sangkakala. Ia yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, dan Dia lah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha mendalam pengetahuanNya.
Al-An'amIndeks Al-Quran
165Ayat
MakkiyahRevelation
71Ayat

Terjemahan — Al-An'am 71

Surah Al-An'am Ayat 71 - Baca, Dengar, Terjemahan, Melayu : Katakanlah: "Patutkah kita menyeru serta menyembah yang lain dari Allah,…

Surah Ayat 71/165 — Surah Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengar Terjemahan (Melayu). Dengar: Surah Al-An'am Dengar, Surah Al-An'am Terjemahan, Surah Al-An'am mp3, Surah Al-An'am pdf. Ayat 69–73. Dalam Bahasa Melayu: Bahasa Indonesia.




Al-Quran


Monday, September 7, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baik anda