At-Tahrim · 4/12
Terjemah Transliterasi — At-Tahrim
إِن تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِن تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلَاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ ۝٤
In tatoobaaa ilal laahi faqad saghat quloobukumaa wa in tazaaharaa `alihi fa innal laaha huwa mawlaahu wa jibreelu wa saalihul mu`mineen; walma laaa`ikatu ba`dazaalika zaheer
📖 Arti Bahasa Indonesia
Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Tatubā (تَتُوبَا): Kembali dari kesalahan dan memohon ampunan kepada Allah.
  • Ṣaghat (صَغَتْ): Condong, menyimpang, atau melenceng dari kebenaran.
  • Tazhāharā (تَظَاهَرَا): Saling membantu dan bersekutu untuk melakukan sesuatu.
  • Maulāh (مَوْلَاهُ): Penolong, pelindung, dan pembela.
  • Ṣāliḥ al-Mu'minīn (صَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ): Orang-orang mukmin yang saleh dan terbaik.
  • Zhahīr (ظَهِيرٌ): Penolong dan pendukung yang kuat.

Tafsir Ayat:

Wahai dua istri Nabi yang mulia, yaitu Aisyah dan Hafshah radhiyallahu 'anhuma, sesungguhnya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang membukakan pintu taubat untuk kalian berdua. Jika kalian kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan dan memohon ampunan-Nya, maka sungguh kalian telah melakukan sesuatu yang mengharuskan kalian untuk bertaubat. Sebab hati kalian telah condong kepada hal yang tidak disukai oleh Rasulullah ﷺ, yaitu ketika kalian membicarakan dan mengungkapkan rahasia beliau yang berkaitan dengan larangan beliau terhadap dirinya sendiri untuk mendekati seorang budak wanitanya demi mencari keridhaan istri-istrinya. Ini adalah penyimpangan dari sikap yang seharusnya, yaitu menjaga rahasia dan menghormati perasaan Rasulullah ﷺ.

Namun, jika kalian berdua terus-menerus bersekutu dan saling membantu untuk menyakiti hati Rasulullah ﷺ, maka ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Pelindung dan Penolong beliau. Allah tidak akan membiarkan hamba dan rasul-Nya yang tercinta itu terzalimi. Bersama Allah, ada pula Malaikat Jibril yang mulia, serta orang-orang mukmin yang saleh dan terbaik di antara umat ini. Dan setelah itu, seluruh malaikat juga menjadi pendukung dan penolong bagi Rasulullah ﷺ dalam menghadapi siapa pun yang berusaha menyakitinya.

Ayat ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan Rasulullah ﷺ di sisi Allah. Allah sendiri yang membela dan melindungi beliau, kemudian Jibril, lalu orang-orang mukmin yang saleh, dan seluruh malaikat menjadi barisan pertahanan bagi beliau. Ini adalah penghormatan yang luar biasa dari Allah kepada Nabi-Nya.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita beberapa pelajaran berharga. Pertama, betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang berbuat salah. Allah tidak langsung menghukum, tetapi membukakan pintu taubat seluas-luasnya. Bahkan untuk dua wanita yang sangat dicintai Rasulullah ﷺ sekalipun, taubat tetap diterima jika dilakukan dengan ikhlas.

Kedua, kita belajar bahwa menjaga rahasia dan kehormatan orang lain, terlebih lagi kepada Rasulullah ﷺ, adalah perkara yang sangat penting dalam Islam. Membuka aib atau menyebarkan hal-hal yang tidak disukai oleh saudara kita adalah perbuatan yang tercela.

Ketiga, ayat ini menegaskan bahwa Allah selalu membela hamba-hamba-Nya yang saleh dan berjuang di jalan-Nya. Jika kita berada di atas kebenaran, jangan pernah takut terhadap persekutuan orang-orang yang ingin menyakiti kita. Allah, para malaikat-Nya, dan orang-orang mukmin yang saleh akan senantiasa menjadi penolong kita.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk selalu menjaga lisan, menghormati sesama, dan berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang saleh. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 2-6 — At-Tahrim

2قَدْ فَرَضَ اللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَانِكُمْ ۚ وَاللَّهُ مَوْلَاكُمْ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepadamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
3وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَىٰ بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَن بَعْضٍ ۖ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنبَأَكَ هَٰذَا ۖ قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".
4إِن تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِن تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلَاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ
Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.
5عَسَىٰ رَبُّهُ إِن طَلَّقَكُنَّ أَن يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِّنكُنَّ مُسْلِمَاتٍ مُّؤْمِنَاتٍ قَانِتَاتٍ تَائِبَاتٍ عَابِدَاتٍ سَائِحَاتٍ ثَيِّبَاتٍ وَأَبْكَارًا
Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.
6يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
At-TahrimIndeks Quran
12Ayat
MadaniyahRevelation
4Ayat

Terjemah — At-Tahrim 4

Surat At-Tahrim Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu…

Surat Ayat 4/12 — At-Tahrim التحريم (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tahrim Dengarkan, At-Tahrim Terjemah, At-Tahrim mp3, At-Tahrim pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu