Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Lā yu'minu: Tidak beriman, tidak membenarkan dengan keyakinan yang mantap.
- Allāh al-'Aẓīm: Allah Yang Maha Agung, Yang memiliki keagungan dan kebesaran yang sempurna.
Tafsir:
Ayat ini menjelaskan salah satu sebab mengapa orang yang celaka itu dimasukkan ke dalam neraka Jahim dengan siksaan yang sangat pedih. Allah Ta'ala berfirman bahwa orang tersebut dahulu di dunia tidak beriman kepada Allah Yang Maha Agung. Ia tidak mau membenarkan keesaan Allah, tidak mau meyakini bahwa hanya Allah-lah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ia juga tidak mau tunduk kepada perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Ketika di hari kiamat nanti, orang-orang yang durhaka ini akan diperintahkan oleh Allah kepada para malaikat penjaga neraka: "Ambillah orang yang berdosa ini, kemudian belenggulah kedua tangannya ke lehernya dengan rantai, lalu masukkanlah ia ke dalam api neraka yang menyala-nyala untuk merasakan panasnya yang dahsyat. Kemudian masukkanlah ia ke dalam rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta." Semua itu disebabkan karena di dunia ia tidak pernah beriman kepada Allah Yang Maha Agung, tidak pernah beramal saleh, dan bahkan ia tidak pernah menganjurkan orang lain untuk memberi makan orang-orang miskin yang membutuhkan pertolongan.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, sungguh betapa ruginya orang yang menghabiskan umurnya di dunia tanpa keimanan kepada Allah Yang Maha Agung. Padahal Allah telah menciptakannya, memberinya nikmat yang tak terhitung, dan membukakan pintu taubat baginya sepanjang hayat. Namun ia menolak semua itu dengan kesombongan dan keangkuhannya.
Maka marilah kita senantiasa menjaga keimanan kita kepada Allah Yang Maha Agung. Iman yang benar akan melahirkan amal saleh, dan amal saleh akan mengangkat derajat kita di sisi Allah. Janganlah kita menjadi orang yang lalai, karena hari pembalasan itu pasti datang. Setiap orang akan menuai apa yang ia tanam di dunia. Orang yang beriman dan beramal saleh akan menuai kebahagiaan di surga, sedangkan orang yang kufur dan durhaka akan menuai penyesalan yang tiada berkesudahan di neraka.
Semoga Allah Ta'ala senantiasa meneguhkan hati kita dalam keimanan dan menjauhkan kita dari sifat sombong yang menghalangi seseorang untuk tunduk kepada kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Al-Haqqah
Terjemah — Al-Haqqah 33
Surat Al-Haqqah Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.Surat Ayat 33/52 — Al-Haqqah الحاقة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Haqqah Dengarkan, Al-Haqqah Terjemah, Al-Haqqah mp3, Al-Haqqah pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








