Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تِلْكَ الْقُرَىٰ (Tilkal-qurā): Negeri-negeri yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu negeri kaum Nuh, Hud, Saleh, Lut, dan Syuaib.
- نَقُصُّ (Naqushshu): Kami ceritakan dan kami kabarkan kepadamu.
- أَنبَائِهَا (Anbā'ihā): Berita-berita dan kisah-kisah mereka.
- بِالْبَيِّنَاتِ (Bil-bayyināt): Dengan bukti-bukti yang jelas dan mukjizat yang nyata.
- يَطْبَعُ (Yathba'u): Memberi cap/meterai, menutup rapat-rapat.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, negeri-negeri yang telah disebutkan sebelumnya—negeri kaum Nuh, Hud, Saleh, Lut, dan Syuaib—itulah yang Kami ceritakan kepadamu sebagian dari berita-berita mereka. Kami kisahkan kepadamu bagaimana mereka mendustakan para rasul, betapa keras kepala mereka dalam kesesatan, dan bagaimana azab Allah menimpa mereka akibat keingkaran itu. Semua ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan pelajaran berharga bagi siapa saja yang mau merenung dan mengambil ibrah.
Sungguh, para rasul telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang sangat jelas—mukjizat yang membenarkan kerasulan mereka. Namun demikian, mereka tetap tidak mau beriman. Bukan karena kurangnya bukti, tetapi karena hati mereka telah tertutup oleh kesombongan dan keangkuhan. Mereka telah mendustakan kebenaran sejak awal, sebelum mukjizat itu datang, sehingga ketika kebenaran itu tampak nyata di hadapan mereka, hati mereka sudah terkunci rapat.
Demikianlah Allah memberi cap dan menutup hati orang-orang kafir. Ini bukan kezaliman dari Allah, melainkan akibat dari pilihan mereka sendiri yang terus-menerus menolak kebenaran. Ketika seseorang terus-menerus berpaling dari petunjuk, maka Allah membiarkan hatinya semakin jauh dari cahaya iman. Ini adalah sunnatullah yang berlaku bagi siapa saja yang memilih jalan kekafiran, baik pada umat-umat terdahulu maupun pada umat Nabi Muhammad ﷺ.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini mengajak kita untuk merenungkan betapa ruginya orang yang menolak kebenaran. Padahal Allah telah mengutus para rasul dengan bukti-bukti yang nyata, namun mereka tetap membangkang. Jangan sampai kita termasuk golongan yang hatinya tertutup dari petunjuk. Mari kita buka hati kita seluas-luasnya untuk menerima kebenaran Al-Qur'an dan sunnah, karena hati yang terbuka adalah kunci menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah Maha Penyayang, Dia selalu memberi kesempatan bagi hamba-Nya untuk kembali sebelum ajal menjemput. Jangan tunda taubatmu, karena kita tidak pernah tahu kapan hati ini akan terkunci selamanya.
📜 Ayat 99-103 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 101
Surat Al-A'raf Ayat 101 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari…Surat Ayat 101/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 99–103. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








