Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- سَكَتَ (sakata): artinya reda, tenang, dan hilang.
- الْغَضَبُ (al-ghadhab): kemarahan yang memuncak.
- نُسْخَتِهَا (nuskhatiha): isi yang tertulis di dalamnya.
- يَرْهَبُونَ (yarhabun): merasa takut dan gentar.
Tafsir Ayat:
Ketika kemarahan Nabi Musa `alaihissalam` telah reda dan hatinya kembali tenang—setelah menerima penjelasan dari saudaranya, Nabi Harun `alaihissalam`, tentang sebab-sebab kaumnya menyembah patung anak sapi—beliau pun mengambil kembali lembaran-lembaran Taurat yang sebelumnya telah dilemparkannya karena sangat marah terhadap perilaku kaumnya yang menyimpang.
Di dalam lembaran-lembaran suci itu terkandung petunjuk yang lurus yang membimbing manusia keluar dari kegelapan kesesatan menuju cahaya kebenaran. Di dalamnya juga terdapat rahmat yang luas bagi hamba-hamba yang beriman, yaitu mereka yang hatinya dipenuhi rasa takut dan hormat kepada Allah Rabb semesta alam, yang senantiasa menjaga diri dari kemurkaan-Nya dan berusaha menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
Sungguh indah pelajaran dari kisah ini! Kemarahan yang meluap tidaklah selamanya buruk jika diikuti dengan kembali kepada kebenaran dan ketenangan. Nabi Musa `alaihissalam` adalah teladan dalam mengelola emosi: beliau marah karena membela agama Allah, namun ketika kemarahan itu reda, beliau kembali mengambil petunjuk Allah dengan penuh kesadaran.
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Al-Qur'an mengabadikan kisah ini untuk kita. Betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Kitab suci yang diturunkan-Nya bukanlah sekadar bacaan, melainkan cahaya penerang jalan hidup dan rahmat yang menyelamatkan dari azab. Maka beruntunglah orang-orang yang hatinya selalu merasa diawasi oleh Allah, karena mereka akan senantiasa berpegang teguh pada petunjuk-Nya dan meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pegangan hidup kita, sebagaimana Nabi Musa `alaihissalam` mengambil kembali lembaran-lembaran Taurat dengan penuh penghormatan. Sesungguhnya di dalam Al-Qur'an terdapat petunjuk dan rahmat bagi siapa saja yang membacanya dengan tadabbur, memahami maknanya, dan mengamalkan isinya dengan penuh keikhlasan karena Allah.
📜 Ayat 152-156 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 154
Surat Al-A'raf Ayat 154 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) luh-luh (Taurat)…Surat Ayat 154/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 152–156. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








