Al-Muzammil · 6/20
Terjemah Transliterasi — Al-Muzammil
إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا ۝٦
Inn naashi`atal laili hiya ashadddu wat anw wa aqwamu qeelaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu') dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Nāsyiat al-lail: Jam malam, atau ibadah yang dilakukan di waktu malam setelah tidur.
  • Asyaddu waṭ'an: Lebih berat dan lebih kuat pengaruhnya (dalam hati), atau lebih khusyuk.
  • Aqwamu qīlā: Lebih lurus, lebih tepat, dan lebih benar ucapannya (bacaan).

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan keistimewaan ibadah di tengah malam, khususnya salat tahajud dan membaca Al-Qur'an di waktu tersebut. Ibadah yang dilakukan di malam hari—baik salat, zikir, maupun tilawah—memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah.

Mengapa demikian? Karena ibadah malam itu lebih berat bagi jiwa manusia, namun justru di situlah letak keutamaannya. Ketika orang lain terlelap dalam tidurnya, seorang hamba bangun untuk bermunajat kepada Rabb-nya. Ini adalah perjuangan melawan hawa nafsu dan rasa malas, sehingga pahalanya berlipat ganda dan bekasnya sangat dalam di hati.

Selain itu, bacaan dan doa di waktu malam lebih lurus dan lebih tepat dibandingkan di siang hari. Pada malam hari, suasana tenang, sunyi, dan jauh dari hiruk-pikuk dunia. Hati lebih fokus, lisan lebih fasih, dan pikiran lebih jernih. Tidak ada gangguan telepon, pekerjaan, atau urusan duniawi yang memecah konsentrasi. Maka bacaan Al-Qur'an pun lebih khusyuk, lebih tartil, dan lebih meresap ke dalam jiwa.

Inilah rahasia mengapa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk memperbanyak ibadah di malam hari. Ia adalah madrasah keimanan yang paling efektif untuk membentuk jiwa yang kuat, hati yang lembut, dan lisan yang senantiasa berzikir.

Saudaraku, marilah kita mulai membiasakan diri bangun di sepertiga malam, walau hanya beberapa rakaat atau beberapa ayat Al-Qur'an. Jangan remehkan amalan kecil yang dilakukan istiqamah. Karena di dalam keheningan malam itulah Allah turun ke langit dunia dan berkata: "Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku berikan. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni."

Maka jadikanlah malam-malammu sebagai taman ibadah, dan jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman setiamu di kegelapan malam. Sungguh, kenikmatan bermunajat kepada Allah di malam hari tidak akan pernah bisa digantikan oleh kenikmatan duniawi apa pun. Selamat menempuh perjalanan rohani yang indah ini, semoga Allah memudahkan langkah kita semua. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 4-8 — Al-Muzammil

4أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.
5إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا
Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.
6إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا
Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu') dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.
7إِنَّ لَكَ فِي النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيلًا
Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).
8وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا
Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.
Al-MuzammilIndeks Quran
20Ayat
MakkiyahRevelation
6Ayat

Terjemah — Al-Muzammil 6

Surat Al-Muzammil Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu')…

Surat Ayat 6/20 — Al-Muzammil المزمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muzammil Dengarkan, Al-Muzammil Terjemah, Al-Muzammil mp3, Al-Muzammil pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu