Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Qawārīr (قَوَارِيرَ): bejana atau gelas kaca yang bening dan tembus pandang.
- Min fiḍḍah (مِن فِضَّةٍ): terbuat dari perak murni yang berkilau.
- Qaddarūhā taqdīrā (قَدَّرُوهَا تَقْدِيرًا): mereka (para pelayan surga) menakar dan mengukurnya dengan sangat tepat sesuai keinginan penghuninya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala melanjutkan gambaran kenikmatan yang menakjubkan bagi para hamba-Nya yang bertakwa di dalam surga. Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa gelas-gelas atau bejana minuman yang disajikan kepada mereka terbuat dari perak yang sangat indah, namun memiliki kejernihan dan kilauan seperti kaca. Ini adalah keajaiban yang tidak pernah ada di dunia—perak yang bening tembus pandang, memadukan keindahan dua bahan yang berbeda menjadi satu wadah yang menakjubkan.
Yang lebih menakjubkan lagi, gelas-gelas tersebut telah ditakar dan diukur dengan sangat presisi oleh para pelayan surga sesuai dengan ukuran dan keinginan penghuninya. Tidak lebih dan tidak kurang, persis seperti yang mereka butuhkan dan inginkan. Ini menunjukkan pelayanan yang sempurna dan perhatian yang luar biasa terhadap setiap keinginan penghuni surga. Mereka tidak perlu meminta atau menunggu, karena semua telah disiapkan dengan sebaik-baiknya.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah betapa sempurnanya pelayanan di surga itu! Segala sesuatu telah diukur dan disiapkan dengan ketelitian yang luar biasa, tanpa ada kekurangan sedikit pun. Ini semua adalah balasan atas amal kebaikan yang kita lakukan di dunia dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Pemurah lagi Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Jika saja kita mau berjuang sedikit di dunia ini—menahan diri dari maksiat, menunaikan kewajiban, dan memperbanyak amal saleh—maka Allah telah menyiapkan balasan yang jauh lebih besar dan lebih indah dari apa yang pernah kita bayangkan.
Marilah kita jadikan gambaran kenikmatan surga ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Sesungguhnya dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan surga adalah kampung akhirat yang kekal dan abadi. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan berhak menerima kenikmatan yang tiada tara ini. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 14-18 — Al-Insan
Terjemah — Al-Insan 16
Surat Al-Insan Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka…Surat Ayat 16/31 — Al-Insan الإنسان (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Insan Dengarkan, Al-Insan Terjemah, Al-Insan mp3, Al-Insan pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








