Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- أَسَاطِيرُ الأَوَّلِينَ: jamak dari *usthūrah*, yaitu kisah-kisah atau dongeng-dongeng yang ditulis oleh orang-orang terdahulu.
Tafsir Ayat:
Apabila ayat-ayat Al-Qur'an yang penuh hikmah itu dibacakan kepada orang-orang yang kafir kepada Allah, mereka dengan sombong dan keras kepala menolak kebenaran seraya berkata, "Kami telah mendengar hal seperti ini sebelumnya. Kalau kami mau, niscaya kami pun mampu mengucapkan perkataan yang semisal dengan Al-Qur'an ini." Ini adalah perkataan yang keluar dari keangkuhan dan kedustaan mereka, karena Al-Qur'an adalah mukjizat yang tidak mampu ditandingi oleh siapa pun, baik manusia maupun jin. Kemudian mereka menambahkan dengan penuh kebohongan, "Tidaklah Al-Qur'an yang dibacakan Muhammad ini melainkan hanya dongeng-dongeng orang-orang terdahulu yang ia kutip dari kitab-kitab lama." Ucapan ini di antaranya dilontarkan oleh an-Nadhr bin al-Harits yang sering bepergian ke negeri Persia dan Romawi, lalu menceritakan kisah-kisah bangsa asing kepada kaumnya sebagai upaya untuk memalingkan mereka dari Al-Qur'an.
Sungguh, ini adalah bentuk kezaliman dan kesesatan yang nyata. Mereka menolak kebenaran yang jelas tanpa mau merenungkan keindahan dan kedalaman makna Al-Qur'an. Padahal andai mereka mau membuka hati, niscaya mereka akan menemukan bahwa Al-Qur'an adalah firman Allah yang hidup, penuh petunjuk, dan tidak ada bandingannya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk selalu rendah hati dalam menerima kebenaran. Janganlah kita menolak kebenaran hanya karena datang dari orang yang tidak kita sukai, atau karena kita merasa mampu melakukan hal yang serupa. Kebenaran adalah milik Allah, dan Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar yang tidak akan mampu ditandingi oleh siapa pun hingga hari kiamat. Mari kita renungkan keagungan Al-Qur'an, baca, pahami, dan amalkan isinya. Karena di dalamnya terdapat cahaya petunjuk yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang mendengar kebenaran namun menolaknya karena kesombongan, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang kafir pada masa Rasulullah ﷺ. Semoga Allah membukakan hati kita untuk menerima kebenaran dan menjadikan Al-Qur'an sebagai teman setia dalam kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 29-33 — Al-Anfal
Terjemah — Al-Anfal 31
Surat Al-Anfal Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya…Surat Ayat 31/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








