Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- حَدَائِقَ (ḥadā'iq): Kebun-kebun atau taman-taman yang dikelilingi oleh pepohonan.
- غُلْبًا (ghulban): Bentuk jamak dari أَغْلَب (aghlab), yang berarti pohon-pohon yang tebal, besar, dan rindang. Maknanya adalah pepohonan yang kuat dan kokoh, saling berdekatan sehingga menaungi tanah di bawahnya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala melanjutkan penyebutan nikmat-nikmat-Nya yang agung kepada manusia. Setelah menyebutkan biji-bijian, anggur, sayuran, zaitun, dan kurma, Allah juga menumbuhkan kebun-kebun yang lebat dengan pepohonan yang besar, tebal, dan rindang. Pepohonan tersebut berdiri kokoh dengan batang-batang yang kuat, dahannya saling berjalin, dan daunnya lebat sehingga memberikan keteduhan yang nyaman bagi manusia dan makhluk lainnya.
Kebun-kebun yang dimaksud adalah taman-taman yang indah dan subur, penuh dengan pepohonan yang menghijau dan memberikan kesejukan. Ini semua adalah bukti kekuasaan Allah yang Maha Pencipta, yang mampu mengeluarkan dari bumi yang kering berbagai macam tumbuhan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan hewan ternak.
Perhatikanlah wahai manusia! Betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia tidak hanya menciptakan makanan pokok, tetapi juga menciptakan keindahan alam berupa kebun-kebun yang rindang untuk dinikmati. Ini semua adalah undangan bagi kita untuk merenungkan kebesaran Allah dan bersyukur atas segala karunia-Nya yang tak terhitung jumlahnya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak! Allah yang Maha Pemurah telah menyiapkan segala kebutuhan kita di muka bumi ini. Dari setetes air hujan yang Dia turunkan, tumbuhlah berbagai macam tanaman, buah-buahan, dan kebun-kebun yang indah. Semua itu bukanlah kebetulan, melainkan bukti nyata kasih sayang dan kekuasaan Allah.
Maka, sudah sepantasnya kita senantiasa bersyukur dengan hati, lisan, dan perbuatan. Syukur dengan hati adalah menyadari bahwa semua nikmat berasal dari Allah. Syukur dengan lisan adalah memuji-Nya. Dan syukur dengan perbuatan adalah menggunakan nikmat-nikmat tersebut di jalan yang diridhai-Nya.
Janganlah kita menjadi hamba yang kufur nikmat, yang lupa kepada Pemberi nikmat. Ingatlah bahwa setiap tegukan air, setiap suapan makanan, setiap hembusan udara segar di bawah rindangnya pepohonan, semuanya adalah hadiah cinta dari Allah untuk kita. Maka, dekatkanlah diri kita kepada-Nya, karena Dialah sumber segala kebaikan dan kebahagiaan. Wallahu a'lam bish-shawab.
📜 Ayat 28-32 — 'Abasa
Terjemah — 'Abasa 30
Surat 'Abasa Ayat 30 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kebun-kebun (yang) lebat,Surat Ayat 30/42 — 'Abasa عبس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: 'Abasa Dengarkan, 'Abasa Terjemah, 'Abasa mp3, 'Abasa pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








