Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- فَبَشِّرْهُمْ (maka berilah kabar gembira kepada mereka): Dalam konteks ini, kata "basyir" (kabar gembira) digunakan secara sindiran (istihza') terhadap orang-orang kafir, karena yang disampaikan kepada mereka justru kebalikan dari kabar gembira, yaitu azab yang pedih.
- عَذَابٍ أَلِيمٍ (azab yang sangat pedih): Siksa yang menyakitkan dan tidak tertahankan, baik di dunia maupun di akhirat.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, sampaikanlah kepada mereka—orang-orang yang kafir dan mendustakan kebenaran—sebuah "kabar gembira" yang sebenarnya adalah kabar buruk bagi mereka, yaitu azab yang sangat pedih dan menyakitkan. Ungkapan ini mengandung makna sindiran yang tegas; mereka mengira bahwa kekufuran dan penentangan mereka terhadap kebenaran akan menyelamatkan mereka, padahal sebaliknya, mereka telah menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan.
Ayat ini hadir setelah Allah menjelaskan betapa jelasnya tanda-tanda kebesaran-Nya dan betapa mudahnya hari kebangkitan itu bagi-Nya. Lalu mengapa mereka masih enggan beriman? Mengapa ketika Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak mau tunduk dan bersujud kepada Allah? Sungguh, tabiat orang-orang kafir adalah mendustakan kebenaran dan menentangnya, padahal di dalam hati mereka sebenarnya mengetahui bahwa apa yang dibawa oleh Rasulullah adalah kebenaran hakiki. Namun kesombongan dan keingkaran mereka telah membutakan hati.
Allah Maha Mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam dada mereka berupa kedengkian dan penentangan. Maka kabar gembira yang layak bagi mereka hanyalah azab yang pedih—baik di dunia berupa kekalahan dan kehinaan, maupun di akhirat berupa siksa neraka yang tiada tara.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, perhatikanlah keindahan bahasa Al-Qur'an yang penuh hikmah. Allah menggunakan kata "basyir" (kabar gembira) untuk menyampaikan ancaman, sebagai bentuk ejekan halus yang menunjukkan betapa hinanya kedudukan orang-orang kafir di sisi-Nya. Ini mengajarkan kita bahwa jangan pernah merasa aman dari azab Allah, dan jangan pula berputus asa dari rahmat-Nya.
Bagi kita yang beriman, ayat ini menjadi pengingat untuk senantiasa bersyukur atas hidayah iman yang Allah berikan. Kita tidak termasuk golongan yang diancam dengan azab pedih, melainkan termasuk orang-orang yang beruntung dengan pahala yang tidak pernah terputus. Maka, marilah kita perkuat keimanan, perbanyak ketaatan, dan jauhi segala bentuk kesombongan yang menghalangi kita dari kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala amal kita, dan Dia tidak akan menyia-nyiakan kebaikan sekecil apa pun.
📜 Ayat 22-25 — Al-Insyiqaq
Terjemah — Al-Insyiqaq 24
Surat Ayat 24/25 — Al-Insyiqaq الإنشقاق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Insyiqaq Dengarkan, Al-Insyiqaq Terjemah, Al-Insyiqaq mp3, Al-Insyiqaq pdf. Ayat 22–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








