Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَسِيحُوا (fasīḥū): Berjalanlah atau bepergianlah dengan bebas.
- غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ (ghairu mu'jizī Allāh): Tidak akan dapat melemahkan Allah atau lolos dari kekuasaan-Nya.
- مُخْزِي (mukhzī): Yang menghinakan, merendahkan, dan menimpakan kehinaan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum musyrikin yang telah melanggar perjanjian mereka dengan Rasulullah ﷺ, Allah memberikan kelonggaran kepada kalian untuk berjalan dan bepergian di muka bumi dengan aman selama empat bulan. Ini adalah masa tenggang yang Allah berikan sebagai rahmat dan kesempatan terakhir bagi kalian untuk berpikir, bertobat, dan kembali kepada kebenaran. Setelah masa empat bulan itu berakhir, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi kalian dari kaum mukminin.
Ketahuilah dengan yakin bahwa kalian tidak akan pernah bisa melemahkan Allah atau lolos dari kekuasaan-Nya. Kalian mungkin bisa bersembunyi di lembah-lembah gunung atau berlari ke pelosok bumi, tetapi Allah Maha Melihat dan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada satu pun makhluk yang dapat menghindar dari ketentuan-Nya.
Dan ketahuilah pula bahwa Allah akan menghinakan orang-orang kafir dengan azab yang pedih. Di dunia, mereka akan ditimpa kehinaan melalui kekalahan, penawanan, dan pembunuhan di tangan kaum mukminin. Sedangkan di akhirat kelak, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang menyala-nyala sebagai balasan atas kekufuran dan keingkaran mereka.
Ayat ini berlaku bagi orang-orang musyrik yang memiliki perjanjian tanpa batas waktu tertentu, atau yang masa perjanjiannya kurang dari empat bulan—maka masa tenggang mereka disempurnakan menjadi empat bulan penuh. Adapun bagi mereka yang memiliki perjanjian dengan batas waktu tertentu dan tidak melanggar perjanjian itu, maka perjanjian mereka tetap dihormati hingga masa berlakunya selesai. Adapun mereka yang telah mengkhianati perjanjian, maka mereka termasuk dalam kelompok yang disebutkan dalam ayat ini.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku, lihatlah betapa agungnya syariat Islam yang penuh dengan keadilan dan kasih sayang. Allah memberikan masa tenggang kepada musuh-musuh-Nya selama empat bulan agar mereka memiliki kesempatan untuk merenung, memperbaiki diri, dan kembali ke jalan yang benar. Ini menunjukkan betapa Islam tidak pernah menginginkan kebinasaan bagi siapa pun, tetapi selalu membuka pintu taubat dan perbaikan.
Namun di sisi lain, ayat ini juga mengajarkan kepada kita tentang kekuasaan Allah yang mutlak. Tidak seorang pun dapat lolos dari genggaman-Nya. Maka janganlah sekali-kali kita merasa sombong dan aman dari azab Allah, karena Allah Maha Mengetahui segala perbuatan hamba-Nya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga: bahwa kehinaan sejati adalah kehinaan karena bermaksiat kepada Allah, dan kemuliaan sejati adalah kemuliaan karena taat kepada-Nya. Janganlah kita menjadi golongan yang dihinakan Allah karena kekufuran dan kedurhakaan, tetapi jadilah hamba-hamba yang beriman dan bertakwa, yang Allah muliakan di dunia dan di akhirat.
📜 Ayat 1-4 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 2
Surat At-Taubah Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat…Surat Ayat 2/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







