Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- مَا تَلَوْتُهُ = Aku tidak membacakannya (Al-Qur'an) kepada kalian.
- وَلَا أَدْرَاكُم بِهِ = Dan tidak pula memberitahukannya kepada kalian.
- لَبِثْتُ = Aku tinggal / berdiam.
- عُمُرًا = Masa hidup yang panjang (sekitar empat puluh tahun).
- أَفَلَا تَعْقِلُونَ = Apakah kalian tidak menggunakan akal kalian?
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada kaum musyrik yang mengingkari Al-Qur'an dan menuduhmu sebagai pembuatnya: "Seandainya Allah menghendaki untuk tidak menurunkan Al-Qur'an ini, niscaya aku tidak akan pernah membacakannya kepada kalian, dan Allah pun tidak akan memberitahukannya kepada kalian melalui lisanku. Sesungguhnya turunnya Al-Qur'an ini adalah murni kehendak Allah, bukan kehendakku. Aku hanyalah seorang utusan yang menyampaikan wahyu-Nya."
Kemudian Nabi menegaskan dengan bukti yang sangat kuat: "Sesungguhnya aku telah tinggal di tengah-tengah kalian selama empat puluh tahun sebelum Al-Qur'an diturunkan kepadaku. Kalian mengenal betul kehidupanku, kejujuranku, dan amanahku. Kalian tahu bahwa aku tidak pernah membaca kitab, tidak pernah menulis, dan tidak pernah mengaku sebagai nabi atau membawa risalah apa pun. Kalian tidak pernah mendengar dariku sepatah kata pun tentang Al-Qur'an ini sebelum ia diturunkan."
Maka bagaimana mungkin aku tiba-tiba dapat mendatangkan Al-Qur'an yang begitu agung dan mulia ini dari diriku sendiri? Bagaimana mungkin seorang yang ummi (tidak bisa membaca dan menulis) mampu menyusun perkataan yang demikian tinggi dan sempurna, yang tidak mampu ditandingi oleh seluruh manusia dan jin sekalipun?
"Apakah kalian tidak menggunakan akal kalian untuk berpikir dan merenungkan?" Sungguh, akal yang sehat pasti akan sampai pada kesimpulan bahwa Al-Qur'an ini bukanlah perkataan manusia, melainkan firman Allah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang kejujuran dan kebenaran risalah Islam. Kehidupan Nabi Muhammad ﷺ selama empat puluh tahun sebelum kenabian adalah kehidupan yang bersih, jujur, dan jauh dari kebohongan. Beliau dikenal dengan gelar Al-Amin (yang terpercaya) di kalangan masyarakatnya. Ini adalah bukti yang tidak bisa dibantah bahwa Al-Qur'an adalah wahyu dari Allah, bukan karangan manusia.
Marilah kita renungkan: Betapa agungnya nikmat Allah yang telah memberikan kita Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup. Setiap ayat yang kita baca adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan kita. Maka sudah sepantasnya kita bersyukur, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman setia yang selalu membersamai kita, karena ia adalah syafaat bagi pembacanya di hari kiamat nanti.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, membacanya dengan tartil, memahami maknanya, dan mengamalkannya dengan ikhlas. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.
📜 Ayat 14-18 — Yunus
Terjemah — Yunus 16
Surat Yunus Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan…Surat Ayat 16/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








