Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ٱلظَّنَّ (azh-zhann): prasangka, dugaan, atau keyakinan yang tidak berdasarkan ilmu dan keyakinan yang pasti.
- لَا يُغْنِي (lā yughnī): tidak bermanfaat, tidak dapat menggantikan, atau tidak dapat mencukupi.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini berbicara tentang keadaan kebanyakan orang musyrik yang tidak mengikuti kebenaran yang nyata, melainkan hanya mengikuti prasangka dan dugaan kosong belaka. Mereka menjadikan berhala-berhala sebagai sesembahan, mengklaim bahwa berhala-berhala itu dapat mendekatkan mereka kepada Allah, padahal semua itu hanyalah persangkaan tanpa dasar ilmu yang benar. Mereka hanya mengikuti tradisi nenek moyang mereka secara membabi buta, tanpa mau merenungkan dan mencari kebenaran.
Allah menegaskan bahwa prasangka itu sama sekali tidak berguna dan tidak dapat menggantikan kebenaran yang hakiki. Prasangka tidak akan menyelamatkan seseorang di hadapan Allah, tidak pula menjadi alasan yang dapat diterima pada hari kiamat kelak. Keyakinan yang benar haruslah dibangun di atas ilmu yang pasti (yakin), bukan di atas dugaan yang rapuh.
Di akhir ayat, Allah mengingatkan bahwa Dia Maha Mengetahui segala apa yang mereka perbuat. Tidak ada satu pun perbuatan, baik yang lahir maupun yang batin, yang tersembunyi dari pengetahuan Allah. Ini merupakan peringatan keras sekaligus ancaman bagi mereka yang tetap berada dalam kesesatan, bahwa Allah akan membalas seluruh amal perbuatan mereka dengan keadilan yang sempurna.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: janganlah sekali-kali kita membangun keyakinan dan amal ibadah di atas prasangka atau sekadar ikut-ikutan tanpa ilmu. Islam adalah agama yang dibangun di atas ilmu dan keyakinan yang pasti. Allah memerintahkan kita untuk mencari kebenaran dengan sungguh-sungguh, merenungkan ayat-ayat-Nya, dan mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ.
Ketika kita beribadah kepada Allah, hendaknya kita melakukannya dengan penuh kesadaran dan keyakinan, bukan sekadar mengikuti kebiasaan atau tradisi. Karena ibadah yang diterima adalah ibadah yang dilandasi keikhlasan dan mengikuti tuntunan syariat. Mari kita jadikan ilmu sebagai cahaya dalam setiap langkah kita, sehingga kita termasuk hamba-hamba yang berjalan di atas kebenaran yang nyata, bukan di atas prasangka yang menyesatkan. Semoga Allah senantiasa membimbing kita di jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari segala bentuk dugaan yang tidak berguna. Aamiin.
📜 Ayat 34-38 — Yunus
Terjemah — Yunus 36
Surat Yunus Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan…Surat Ayat 36/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








