Rabbi innahunna adlalna kaseeram minan naasi faman tabi`anee fa innahoo minnee wa man `asaanee fa innaka Ghafoorur Raheem
📖 Terjemah (Arti Bahasa Indonesia)
📖 Arti Bahasa Indonesia
Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Wahai Tuhanku, berhala-berhala itu telah menyebabkan sesat banyak di antara umat manusia. Oleh itu, sesiapa yang menurutku (dalam Islam yang menjadi peganganku) maka ia adalah dari golonganku; dan sesiapa yang menderhaka kepadaku (dengan menyalahi ugamaku), maka sesungguhnya engkau Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani (kiranya ia insaf dan bertaubat).
Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
📜
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
أَضْلَلْنَ (adhlnna): Menyesatkan atau menyebabkan tersesat.
تَبِعَنِي (tabi'ani): Mengikutiku, yaitu mengikuti ajaran dan seruanku.
عَصَانِي ('ashani): Mendurhakaiku, yaitu menyelisihi perintah dan ajaranku.
Tafsir Ayat:
Wahai Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak manusia. Mereka mengira bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat dan mendekatkan mereka kepada-Mu, padahal justru menjauhkan mereka dari jalan-Mu yang lurus. Maka barangsiapa yang mengikutiku dalam tauhid dan ketaatan kepada-Mu, maka ia benar-benar termasuk golonganku, sejalan dengan ajaranku, dan bersamaku di dunia maupun di akhirat. Adapun orang yang mendurhakaiku dan tidak mengikuti seruanku kepada tauhid, maka janganlah Engkau menyiksanya dengan siksa yang kekal selama ia masih berpeluang untuk bertobat, karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ampunan-Mu meliputi orang-orang yang bertobat, dan rahmat-Mu menjangkau hamba-hamba-Mu yang kembali kepada-Mu.
Ayat ini mengajarkan kita tentang kelembutan hati seorang nabi yang sangat mengasihi umatnya. Nabi Ibrahim 'alaihissalam tidak berdoa untuk kebinasaan orang-orang yang menentangnya, melainkan ia menyerahkan urusan mereka kepada rahmat dan ampunan Allah. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: betapa pun besarnya kesalahan seseorang, pintu tobat dan ampunan Allah selalu terbuka. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Mari kita jadikan teladan ini sebagai motivasi untuk senantiasa berbaik sangka kepada Allah dan tidak pernah menutup pintu hidayah bagi siapa pun, karena hidayah itu di tangan Allah, dan Dia memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki.
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.
Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.
Surat Ibrahim Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia,…
Surat Ayat 36/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.