Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَكَرَ: Merencanakan tipu daya dan keburukan secara tersembunyi.
- أَتَى اللهُ بُنْيَانَهُمْ: Maksudnya, Allah menghancurkan bangunan mereka.
- مِنَ الْقَوَاعِدِ: Dari dasar/fondasinya.
- فَخَرَّ: Maka jatuhlah/robohlah.
- السَّقْفُ: Atap atau bagian atas bangunan.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah dengan saksama! Sesungguhnya tipu daya dan makar bukanlah perkara baru di tengah umat manusia. Sebelum orang-orang musyrik Quraisy yang menolak dakwah Nabi Muhammad ﷺ, telah berlalu umat-umat terdahulu yang juga merencanakan tipu daya yang hebat terhadap para rasul mereka dan terhadap kebenaran yang dibawa. Mereka membangun benteng-benteng yang kokoh, istana-istana yang menjulang tinggi, dan menyusun strategi-strategi licik untuk memadamkan cahaya Allah.
Akan tetapi, lihatlah bagaimana Allah memperlakukan mereka! Allah tidak memerlukan pasukan yang besar atau senjata yang canggih untuk membalas tipu daya mereka. Cukup dengan kehendak-Nya yang Maha Kuasa, Allah menghancurkan bangunan-bangunan megah itu justru dari fondasinya yang paling bawah. Bangunan yang mereka bangun dengan susah payah dan mereka anggap sebagai benteng perlindungan yang kokoh, tiba-tiba runtuh dan atapnya jatuh menimpa mereka dari atas. Mereka yang merasa aman di dalam bangunan megah itu justru menjadi korban dari bangunan yang mereka bangun sendiri.
Dan yang lebih mengerikan lagi, azab itu datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka duga sama sekali. Mereka tidak menyadari bahwa sumber kehancuran mereka justru berasal dari apa yang mereka banggakan dan mereka andalkan sebagai tempat berlindung. Inilah pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa tipu daya manusia, sehebat apa pun, tidak akan pernah mampu mengalahkan kekuasaan Allah.
Saudaraku, renungkanlah! Betapa Maha Kuasanya Allah yang mampu menghancurkan keperkasaan manusia hanya dalam sekejap. Janganlah sekali-kali kita merasa bangga dengan kekuatan, harta, atau bangunan megah yang kita miliki, karena semua itu bisa menjadi sumber kehancuran kita jika kita lalai dari mengingat Allah. Sebaliknya, marilah kita berlindung kepada Allah dari sifat sombong dan merasa aman dari azab-Nya. Jadikanlah ketaatan kepada Allah sebagai benteng kita yang sejati, karena hanya Allah-lah tempat berlindung yang paling kokoh dan abadi. Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari tipu daya setan dan hawa nafsu yang menyesatkan.
📜 Ayat 24-28 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 26
Surat An-Nahl Ayat 26 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah…Surat Ayat 26/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








