Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Kasyf adh-Dhurr: Menghilangkan atau mengangkat bahaya, kesulitan, dan penderitaan.
- Tahwîlan: Memindahkan bahaya tersebut dari satu orang kepada orang lain, atau mengubahnya dari satu keadaan kepada keadaan yang lain.
Tafsir:
Wahai Rasulullah, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah: "Serulah sekalian orang-orang yang kalian anggap sebagai tuhan dan pelindung selain Allah—baik berupa berhala, patung, malaikat, jin, maupun manusia yang kalian yakini dapat memberikan pertolongan—ketika kalian tertimpa musibah atau kesulitan. Maka kalian akan mendapati bahwa mereka sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk menghilangkan bahaya dari kalian, tidak pula mampu memindahkannya kepada orang lain, dan tidak sanggup mengubah keadaan kalian dari susah menjadi senang."
Ayat ini turun ketika penduduk Mekah ditimpa musim kemarau yang sangat parah sehingga mereka meminta Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mendoakan mereka agar diberi hujan. Maka Allah menurunkan ayat ini untuk menegaskan bahwa hanya Allah semata yang mampu mengangkat kesulitan dan memberikan kemudahan. Adapun segala sesuatu yang mereka seru selain Allah, betapapun agungnya di mata mereka, tetaplah makhluk yang lemah dan tidak memiliki kuasa apa pun.
Ayat ini bersifat umum, mencakup segala sesuatu yang disembah dan diminta pertolongan selain Allah—baik yang sudah mati, yang ghaib, para nabi, orang-orang saleh, maupun lainnya—dengan lafaz istighâtsah (meminta pertolongan), doa, atau bentuk permohonan lainnya. Semuanya tidak mampu memberikan manfaat maupun menolak mudarat. Maka tidak ada sesembahan yang benar selain Allah semata.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, renungkanlah dengan hati yang jernih: ketika engkau tertimpa musibah, kepada siapa hatimu berharap? Ketika engkau sakit, kepada siapa engkau mengadu? Ketika engkau butuh pertolongan, kepada siapa tanganmu terangkat berdoa? Sesungguhnya hanya Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dialah yang membolak-balikkan keadaan, Dialah yang menghilangkan kesulitan, dan Dialah yang mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan.
Maka janganlah engkau gantungkan harapan kepada selain Allah, karena mereka tidak memiliki apa pun untuk menolongmu. Betapa banyak orang yang tertipu dengan mengagungkan makhluk, meminta kepada orang yang telah mati, atau menggantungkan nasib kepada benda-benda mati—padahal semua itu tidak kuasa menolak bahaya sekecil apa pun dari dirinya sendiri, apalagi dari dirimu.
Marilah kita murnikan ibadah kita hanya kepada Allah. Jadikanlah Dia satu-satunya tempat bergantung, tempat meminta, dan tempat mengadu. Sungguh, kebahagiaan sejati terletak pada ketauhidan yang bersih. Dan ketenangan hati hanya akan diraih oleh orang yang meyakini bahwa tidak ada yang mampu memberikan manfaat dan menolak mudarat kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala.
📜 Ayat 54-58 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 56
Surat Al-Isra Ayat 56 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka…Surat Ayat 56/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 54–58. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








