Terjemah — Tafsir
Makna Kata-kata:
- Waḍrib – Buatlah perumpamaan atau contoh.
- Jannatain – Dua buah kebun/taman.
- A'nāb – Anggur.
- Ḥafafnāhumā – Kami kelilingi kedua kebun itu.
- Nakhl – Pohon kurma.
- Zar'ān – Tanaman/tumbuh-tumbuhan yang ditanam.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada kaum musyrikin sebuah perumpamaan yang menggambarkan dua orang laki-laki dari umat terdahulu; seorang mukmin yang bersyukur dan seorang kafir yang ingkar. Allah menjadikan bagi orang yang kafir itu dua buah kebun anggur yang subur dan luas. Kedua kebun itu dikelilingi oleh pohon-pohon kurma yang lebat dan menjulang tinggi, sehingga menambah keindahan dan keagungan pemandangannya. Di antara kedua kebun itu, Allah menumbuhkan tanaman-tanaman yang beraneka ragam dan bermanfaat, yang menjadi sumber penghidupan bagi pemiliknya.
Perumpamaan ini menggambarkan betapa luasnya nikmat dan karunia Allah yang diberikan kepada hamba-Nya, baik yang beriman maupun yang kafir. Allah memberikan kekayaan duniawi yang melimpah kepada siapa saja yang Dia kehendaki sebagai ujian, apakah hamba tersebut bersyukur atau justru menjadi sombong dan lupa diri. Kebun yang subur dengan segala isinya itu menjadi simbol kemewahan hidup yang dapat melalaikan manusia dari mengingat Allah, jika hatinya tidak dijaga dengan keimanan.
Ayat ini mengajarkan kita untuk senantiasa merenungkan bahwa segala kenikmatan dunia yang kita miliki—harta, kebun, tanaman, dan kekayaan lainnya—semuanya berasal dari Allah semata. Nikmat tersebut bukanlah bukti bahwa Allah mencintai seseorang, melainkan ujian yang akan memperlihatkan siapa yang bersyukur dan siapa yang kufur. Orang yang beriman memandang harta sebagai amanah dan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, sedangkan orang yang kafir menjadikannya sebagai kebanggaan dan kesombongan yang akan membinasakan dirinya sendiri.
Saudaraku, marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga. Janganlah kita terpedaya oleh gemerlapnya dunia yang sementara ini. Ingatlah bahwa di balik setiap nikmat yang Allah berikan, ada tanggung jawab untuk bersyukur dan menggunakan nikmat tersebut di jalan kebaikan. Kebun yang subur dan indah itu pada akhirnya akan binasa jika tidak disertai dengan keimanan dan rasa syukur kepada Sang Pemberi Nikmat. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang pandai bersyukur dan tidak lupa diri ketika diberikan kenikmatan, serta menjauhkan kita dari sifat sombong dan kufur nikmat. Aamiin.
📜 Ayat 30-34 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 32
Surat Al-Kahf Ayat 32 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami…Surat Ayat 32/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 30–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








