Al-Kahf · 60/110
Terjemah Transliterasi — Al-Kahf
وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَاهُ لَا أَبْرَحُ حَتَّىٰ أَبْلُغَ مَجْمَعَ الْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِيَ حُقُبًا ۝٦٠
Wa iz qaalaa Moosaa lifataahu laaa abrahu hattaaa ablugha majma`al bahrayni aw amdiya huqubaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Fatāhu: Pembantunya yang juga muridnya, yaitu Yusya' bin Nun.
  • Lā Abrahu: Aku tidak akan berhenti atau tidak akan meninggalkan perjalanan ini.
  • Majma' al-Bahrain: Tempat pertemuan dua lautan, yaitu lautan air tawar dan lautan air asin.
  • Huqubā: Masa yang sangat lama, bisa berarti delapan puluh tahun atau lebih.

Tafsir Ayat:

Wahai kaum muslimin, renungkanlah kisah agung ini! Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi-Nya, Muhammad ﷺ, untuk mengingatkan umatnya tentang peristiwa yang dialami oleh Nabi Musa 'alaihissalam. Ketika itu, Musa berkata kepada pembantunya yang setia, Yusya' bin Nun: "Aku tidak akan berhenti berjalan dan berjuang, tidak akan menyerah dan tidak akan berputus asa, sampai aku tiba di tempat pertemuan dua lautan. Dan jika pun harus menempuh perjalanan yang sangat panjang, melewati waktu yang bertahun-tahun lamanya, aku akan tetap melanjutkan perjalanan ini."

Lihatlah semangat Nabi Musa yang luar biasa! Beliau adalah seorang nabi yang mulia, namun ketika mendengar ada seorang hamba yang saleh yang memiliki ilmu yang tidak beliau miliki, beliau tidak merasa gengsi atau sombong. Beliau justru bersedia menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan demi menuntut ilmu. Padahal beliau adalah seorang nabi yang telah diberi wahyu dan kitab Taurat!

Inilah pelajaran berharga bagi kita semua: menuntut ilmu itu tidak mengenal lelah, tidak mengenal batas usia, dan tidak mengenal gengsi. Jika seorang nabi saja rela berjalan jauh demi belajar, maka kita sebagai umatnya seharusnya lebih bersemangat lagi dalam menuntut ilmu agama, menghadiri majelis-majelis ilmu, dan bertanya kepada para ulama tentang hal-hal yang tidak kita ketahui.

Kisah ini juga mengajarkan kita tentang keteguhan tekad dan kesabaran. Nabi Musa tidak berkata "aku akan mencoba" atau "aku akan berusaha jika mudah", tetapi beliau berkata dengan penuh keyakinan: "Aku tidak akan berhenti sampai aku mencapai tujuanku." Inilah akhlak seorang pencari ilmu sejati: tekad yang bulat, kesabaran yang tinggi, dan tujuan yang jelas.

Saudaraku, marilah kita jadikan kisah ini sebagai motivasi dalam hidup kita. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang kita miliki. Teruslah belajar, teruslah bertanya, dan teruslah meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Karena ilmu adalah cahaya yang akan menuntun kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan ingatlah, Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan beramal saleh.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 58-62 — Al-Kahf

58وَرَبُّكَ الْغَفُورُ ذُو الرَّحْمَةِ ۖ لَوْ يُؤَاخِذُهُم بِمَا كَسَبُوا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ ۚ بَل لَّهُم مَّوْعِدٌ لَّن يَجِدُوا مِن دُونِهِ مَوْئِلًا
Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya.
59وَتِلْكَ الْقُرَىٰ أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِم مَّوْعِدًا
Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka.
60وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَاهُ لَا أَبْرَحُ حَتَّىٰ أَبْلُغَ مَجْمَعَ الْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِيَ حُقُبًا
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun".
61فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَاتَّخَذَ سَبِيلَهُ فِي الْبَحْرِ سَرَبًا
Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
62فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَاهُ آتِنَا غَدَاءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا
Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini".
Al-KahfIndeks Quran
110Ayat
MakkiyahRevelation
60Ayat

Terjemah — Al-Kahf 60

Surat Al-Kahf Ayat 60 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan…

Surat Ayat 60/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 58–62. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu