Al-Baqarah · 139/286
Terjemah Transliterasi — Al-Baqarah
قُلْ أَتُحَاجُّونَنَا فِي اللَّهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ وَلَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُخْلِصُونَ ۝١٣٩
Qul atuhaaajjoonanaa fil laahi wa Huwa Rabbunaa wa Rabbukum wa lanaa a`maalunaa wa lakum a`maalukum wa nahnu lahoo mukhlisson
📖 Arti Bahasa Indonesia
Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • تُحَاجُّونَنَا: Kalian berdebat dan berbantah dengan kami untuk mengalahkan dan menjatuhkan hujah kami.
  • مُخْلِصُونَ: Orang-orang yang memurnikan ibadah dan ketaatan hanya untuk Allah semata, tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.

Tafsir:

Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang mengklaim bahwa mereka lebih berhak atas Allah dan agama-Nya daripada kita, dengan alasan kitab mereka lebih dahulu dan agama mereka lebih tua: "Apakah kalian hendak berdebat dengan kami tentang Allah dan agama-Nya? Sungguh ini adalah perdebatan yang sia-sia dan tidak berdasar. Allah adalah Tuhan kami dan Tuhan kalian, Rabb seluruh alam semesta. Dia tidak khusus bagi satu kaum pun, dan tidak ada keistimewaan bagi siapa pun di sisi-Nya kecuali dengan keimanan dan ketakwaan.

Setiap orang akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya sendiri. Bagi kami amal kami, dan bagi kalian amal kalian. Kami tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan kalian, dan kalian pun tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan kami. Setiap jiwa akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang ia kerjakan.

Adapun kami, maka kami adalah orang-orang yang ikhlas beribadah hanya kepada Allah, memurnikan ketaatan dan ketundukan hanya untuk-Nya. Kami tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, tidak seperti kalian yang menyekutukan Allah dan menyembah selain-Nya. Maka bagaimana mungkin kalian mengklaim lebih berhak atas Allah dan agama-Nya, sementara kalian dalam kesyirikan dan kami dalam keikhlasan?


Renungan dan Hikmah:

Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah adab yang mulia dalam berdebat dan berdialog. Ketika Ahlul Kitab mencoba menggugat dan mendebat kaum muslimin tentang kebenaran agama, Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menjawab dengan jawaban yang tegas namun santun, dengan hujah yang kuat dan argumentasi yang jelas.

Perhatikanlah keindahan ayat ini! Ia tidak menyerang balik dengan kebencian, tetapi menjelaskan prinsip-prinsip dasar yang disepakati: bahwa Allah adalah Tuhan semua manusia, bahwa setiap orang bertanggung jawab atas amalnya, dan bahwa keikhlasan adalah kunci penerimaan amal di sisi Allah.

Inilah dakwah yang penuh hikmah! Kita diajarkan untuk berdialog dengan cara yang baik, menyampaikan kebenaran dengan hujah yang terang, dan tidak tenggelam dalam perdebatan yang tidak bermanfaat. Ketika kita berpegang pada keikhlasan dan kebenaran, maka tidak ada yang perlu kita takutkan dari hujah siapa pun.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pedoman dalam berdakwah dan berinteraksi: sampaikan kebenaran dengan bijaksana, ikhlaskan niat hanya karena Allah, dan serahkan segala urusan kepada-Nya. Karena sesungguhnya kemenangan itu milik orang-orang yang ikhlas dan berada di atas kebenaran.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 137-141 — Al-Baqarah

137فَإِنْ آمَنُوا بِمِثْلِ مَا آمَنتُم بِهِ فَقَدِ اهْتَدَوا ۖ وَّإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا هُمْ فِي شِقَاقٍ ۖ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
138صِبْغَةَ اللَّهِ ۖ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً ۖ وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ
Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.
139قُلْ أَتُحَاجُّونَنَا فِي اللَّهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ وَلَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُخْلِصُونَ
Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,
140أَمْ تَقُولُونَ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطَ كَانُوا هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ ۗ قُلْ أَأَنتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ ۗ وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَتَمَ شَهَادَةً عِندَهُ مِنَ اللَّهِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?" Katakanlah: "Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?" Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
141تِلْكَ أُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ ۖ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُم مَّا كَسَبْتُمْ ۖ وَلَا تُسْأَلُونَ عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.
Al-BaqarahIndeks Quran
286Ayat
MadaniyahRevelation
139Ayat

Terjemah — Al-Baqarah 139

Surat Al-Baqarah Ayat 139 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia…

Surat Ayat 139/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 137–141. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu