Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ (qaulun ma‘ruf): Perkataan yang baik, sopan, dan menyenangkan hati.
- مَغْفِرَةٌ (maghfirah): Memaafkan kesalahan atau sikap kurang ajar dari peminta.
- صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى (shadaqah yatba‘uha adza): Sedekah yang diiringi dengan menyakiti hati penerima, seperti mencela, menghina, atau mengungkit-ungkit pemberian.
- غَنِيٌّ (ghaniyy): Maha Kaya, tidak membutuhkan sesuatu pun dari makhluk-Nya.
- حَلِيمٌ (halim): Maha Penyantun, tidak tergesa-gesa menghukum hamba-Nya yang berbuat salah.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin, ketahuilah bahwa perkataan yang baik dan sopan yang engkau ucapkan kepada orang yang meminta—meskipun engkau tidak memberinya—serta sikap memaafkan atas kekurangajaran atau desakan yang mungkin muncul dari si peminta, ternyata lebih baik dan lebih bernilai di sisi Allah daripada sedekah yang engkau berikan tetapi kemudian engkau ikuti dengan menyakiti perasaan si penerima, baik dengan celaan, hinaan, maupun dengan mengungkit-ungkit pemberianmu.
Mengapa demikian? Karena sedekah yang diiringi dengan menyakiti hati akan menghapus pahala sedekah itu sendiri dan membuatnya sia-sia. Sementara perkataan yang baik dan pemaaf justru menjaga kehormatan si peminta dan menumbuhkan kasih sayang. Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Kaya, tidak membutuhkan sedekah hamba-Nya yang diiringi dengan sikap menyakiti. Dia juga Maha Penyantun, tidak menyegerakan hukuman bagi orang yang berbuat demikian, tetapi membukakan pintu taubat baginya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, ayat yang mulia ini mengajarkan kita adab yang sangat luhur dalam bermuamalah. Betapa indahnya ajaran Islam yang begitu memperhatikan perasaan sesama! Sebuah senyuman, ucapan yang lembut, dan sikap pemaaf adalah sedekah yang tidak ternilai harganya. Maka janganlah sekali-kali engkau merusak amal kebaikanmu dengan perkataan yang menyakitkan atau sikap yang merendahkan orang lain. Ingatlah, Allah Maha Kaya dan Maha Penyantun—Dia tidak membutuhkan sedekahmu yang disertai keburukan, tetapi Dia mencintai hamba-Nya yang berakhlak mulia. Mari kita biasakan lisan kita dengan perkataan yang baik, hati kita dengan pemaaf, dan tangan kita dengan pemberian yang ikhlas tanpa mengharap balasan ataupun pujian. Karena sesungguhnya kebaikan yang lahir dari hati yang bersih akan mengantarkan kita pada kebahagiaan di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 261-265 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 263
Surat Al-Baqarah Ayat 263 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah…Surat Ayat 263/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 261–265. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








