Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Huzuwan (هُزُوًا): Ejekan, olok-olok, atau senda gurau yang mengandung penghinaan.
- Yadzkuru (يَذْكُرُ): Menyebut, menyinggung, atau mencela.
- Al-Rahman (الرَّحْمَٰنِ): Salah satu nama Allah Yang Maha Pemurah, yang menunjukkan keesaan dan kasih sayang-Nya yang meliputi segala sesuatu.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apabila orang-orang kafir itu melihatmu, mereka tidak melakukan apa pun terhadapmu kecuali menjadikanmu bahan ejekan dan olok-olokan. Mereka saling berkata satu sama lain dengan nada menghina, "Apakah orang inilah yang mencela dan merendahkan tuhan-tuhan kami?" Mereka menganggap remeh seruanmu dan mengejekmu ketika engkau menyebut kebatilan sesembahan mereka.
Sungguh ironis dan mengherankan! Mereka sibuk mengejekmu karena engkau menyebut kejelekan berhala-berhala mereka, padahal mereka sendiri justru kufur dan mengingkari Allah Yang Maha Pemurah. Mereka tidak mengenal Allah, tidak mengakui nikmat-nikmat-Nya, dan mengingkari kitab serta petunjuk yang diturunkan-Nya. Bahkan sebagian dari mereka berkata, "Kami tidak mengenal Ar-Rahman kecuali Musailamah Al-Kadzdzab (si pendusta)." Maka betapa bodoh dan sesatnya mereka, karena mereka mengejek orang yang benar, sementara diri mereka sendiri tenggelam dalam kekufuran yang nyata.
Hikmah dan Pelajaran:
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa ejekan dan hinaan orang-orang kafir terhadap para nabi dan orang-orang beriman adalah sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu. Maka janganlah engkau bersedih hati, wahai orang mukmin, apabila engkau diejek dan diremehkan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Sesungguhnya ejekan mereka itu justru menjadi bukti bahwa engkau berada di atas kebenaran, karena mereka tidak pernah mengejek kecuali terhadap sesuatu yang menyakitkan kebatilan mereka.
Jadikanlah sikap mereka sebagai motivasi untuk semakin teguh dalam berpegang kepada agama Allah. Dan ingatlah bahwa orang yang paling banyak diejek oleh para penentang kebenaran adalah orang yang paling jujur dan paling benar, yaitu para rasul dan pengikut mereka. Maka bersabarlah, karena kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar, dan Dia akan meninggikan derajat hamba-hamba-Nya yang setia kepada kebenaran, sebagaimana Dia telah meninggikan derajat Nabi-Nya Muhammad ﷺ di atas seluruh manusia.
📜 Ayat 34-38 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 36
Surat Al-Anbiya Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apahila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat…Surat Ayat 36/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








