Asy-Syu'ara · 164/227
Terjemah Transliterasi — Asy-Syu'ara
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ۝١٦٤
Wa maaa as`alukum `alaihi min ajrin in ajriya illaa `alaa Rabbil `aalameen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • أَجْرٍ: Upah, imbalan, atau balasan atas suatu pekerjaan.
  • رَبِّ الْعَالَمِينَ: Tuhan yang memelihara, mengatur, dan menguasai seluruh alam semesta beserta isinya.

Tafsir:

Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Luth 'alaihissalam menyampaikan kepada kaumnya dengan penuh kejujuran dan keikhlasan bahwa beliau tidak pernah meminta imbalan duniawi apa pun atas dakwah yang beliau sampaikan. Beliau tidak mengharapkan harta, kedudukan, maupun penghormatan dari mereka. Dakwah beliau murni karena Allah semata, bukan karena kepentingan pribadi atau mencari keuntungan duniawi.

Nabi Luth 'alaihissalam menegaskan bahwa balasan atas perjuangan dan pengorbanannya dalam menyampaikan risalah Tuhan hanyalah dari Allah Rabbul 'alamin, Tuhan yang menguasai seluruh alam. Beliau menyerahkan sepenuhnya urusan pahala dan ganjaran kepada Allah, karena hanya Allah-lah yang Maha Mengetahui niat tulus dan perjuangan para hamba-Nya.

Sikap para nabi ini menjadi teladan agung bagi setiap pendakwah dan penyeru kebaikan. Mereka tidak pernah menjadikan dakwah sebagai ladang rezeki atau sarana mencari keuntungan dunia. Keikhlasan inilah yang menjadikan dakwah mereka berbekas di hati manusia dan mendapat pertolongan dari Allah.

Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah keagungan akhlak para nabi ini. Mereka rela berkorban jiwa dan raga, menghadapi berbagai cobaan dan penolakan, namun tidak pernah meminta upah sedikit pun dari manusia. Betapa murninya hati mereka, betapa tingginya cita-cita mereka. Semoga kita pun dapat meneladani keikhlasan ini dalam setiap amal kebaikan yang kita lakukan, tidak mengharap pujian atau balasan dari sesama, melainkan semata-mata mengharap ridha Allah Ta'ala. Sungguh, Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang ikhlas, dan balasan-Nya jauh lebih baik dan lebih kekal daripada segala harta dunia yang fana.



📜 Ayat 162-166 — Asy-Syu'ara

162إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
163فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
164وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.
165أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
166وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".
Asy-Syu'araIndeks Quran
227Ayat
MakkiyahRevelation
164Ayat

Terjemah — Asy-Syu'ara 164

Surat Asy-Syu'ara Ayat 164 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu;…

Surat Ayat 164/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 162–166. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu