An-Naml · 93/93
Terjemah Transliterasi — An-Naml
وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ سَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَتَعْرِفُونَهَا ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ ۝٩٣
Wa qulil hamdu lillaahi sa yureekum Aayaatihee fata`ri foonahaa; wa maa Rabbuka bighaaflin `ammaa ta`maloon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:

  • الْحَمْدُ لِلَّهِ: Segala puji dan syukur yang sempurna hanya milik Allah, sebagai pengakuan atas segala nikmat dan karunia-Nya.
  • آيَاتِهِ: Tanda-tanda kekuasaan Allah, baik yang ada di alam semesta, di dalam diri manusia, maupun peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia.
  • فَتَعْرِفُونَهَا: Maka kalian akan mengetahuinya dengan jelas, sehingga tidak ada lagi alasan untuk mengingkarinya.
  • بِغَافِلٍ: Lalai atau lengah. Maksudnya, Allah tidak pernah lengah sedikit pun dari pengawasan-Nya.

Tafsir Ayat:

Wahai Rasulullah, ucapkanlah dengan penuh keikhlasan dan ketundukan: "Segala puji bagi Allah" atas segala nikmat-Nya yang tak terhitung jumlahnya, atas petunjuk yang diberikan, dan atas kemenangan yang dijanjikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah kemudian memberikan kabar gembira sekaligus peringatan: "Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya" — baik berupa ayat-ayat kauniyah (fenomena alam) yang terbentang di langit dan bumi, maupun ayat-ayat yang terjadi pada diri kalian sendiri, serta peristiwa-peristiwa besar seperti kemenangan kaum mukminin dan kehancuran kaum musyrikin. Maka kalian akan mengenali tanda-tanda itu dengan pengetahuan yang meyakinkan, yang menunjukkan kebenaran dan membedakan yang hak dari yang batil.

Namun ingatlah, wahai manusia, bahwa pengetahuan yang datang setelah tidak ada gunanya lagi — ketika azab telah turun dan pintu taubat telah tertutup — tidak akan menyelamatkan siapa pun. Maka kenalilah kebenaran sebelum terlambat, dan tunduklah kepada Allah sebelum datang hari di mana penyesalan tidak lagi bermanfaat.

Dan Allah menutup ayat ini dengan jaminan yang menenangkan sekaligus mengancam: "Dan Tuhanmu tidaklah lalai terhadap apa yang kalian kerjakan." Ini adalah kabar bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui setiap amal perbuatan, baik yang kecil maupun yang besar, yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya. Penundaan azab bukan berarti kelalaian, tetapi karena kasih sayang-Nya yang memberi kesempatan untuk bertobat. Namun, setiap amal akan mendapat balasannya yang setimpal — kebaikan dengan kebaikan, dan keburukan dengan keburukan.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tiga hal yang sangat mendalam:

Pertama, jadikanlah pujian kepada Allah sebagai senjata dan perisai dalam setiap keadaan. Ketika kita bersyukur dan memuji Allah, hati menjadi tenang, iman menjadi kokoh, dan kita menyadari bahwa segala sesuatu berada dalam kendali-Nya. Pujian bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi keyakinan yang meresap ke dalam jiwa bahwa Allah adalah satu-satunya sumber segala kebaikan.

Kedua, bukalah mata hati kalian untuk merenungi tanda-tanda kebesaran Allah. Lihatlah langit yang menjulang, bumi yang terbentang, pergantian siang dan malam, serta keajaiban penciptaan diri kalian sendiri. Semua itu adalah ayat-ayat Allah yang berbicara tentang keagungan-Nya. Barangsiapa merenungkannya dengan hati yang jujur, pasti akan sampai kepada kesimpulan bahwa alam semesta ini tidak mungkin ada tanpa Pencipta yang Maha Bijaksana.

Ketiga, yakinlah bahwa Allah tidak pernah lalai. Setiap langkah, setiap niat, setiap amal — semuanya tercatat dan akan dihisab. Keyakinan ini membuat kita berhati-hati dalam bertindak, bersemangat dalam berbuat kebaikan, dan tidak pernah putus asa dari pertolongan Allah. Sebagaimana Allah memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada orang-orang yang beriman dan membinasakan orang-orang yang zalim, demikian pula Dia akan memperlihatkan kepada kita — selama kita istiqamah di jalan-Nya.

Maka marilah kita menjadi hamba yang pandai bersyukur, peka terhadap tanda-tanda Allah, dan senantiasa merasa diawasi oleh-Nya. Karena sesungguhnya, kebahagiaan sejati tidak terletak pada apa yang kita kumpulkan di dunia, tetapi pada ketenangan hati yang lahir dari kedekatan kepada Allah dan kepasrahan total kepada kehendak-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mengenal tanda-tanda-Nya, bersyukur atas nikmat-Nya, dan beramal dengan ikhlas karena mengharap ridha-Nya. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 91-93 — An-Naml

91إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ الْبَلْدَةِ الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
92وَأَنْ أَتْلُوَ الْقُرْآنَ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَقُلْ إِنَّمَا أَنَا مِنَ الْمُنذِرِينَ
Dan supaya aku membacakan Al Quran (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan".
93وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ سَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَتَعْرِفُونَهَا ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan".
An-NamlIndeks Quran
93Ayat
MakkiyahRevelation
93Ayat

Terjemah — An-Naml 93

Surat An-Naml Ayat 93 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu…

Surat Ayat 93/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 91–93. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu