Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- وَابْتَغِ: Carilah dan usahakanlah dengan sungguh-sungguh.
- آتَاكَ: Yang telah diberikan kepadamu (nikmat, harta, dan kekuasaan).
- الدَّارَ الْآخِرَةَ: Negeri akhirat, yaitu surga dan balasan baik di sisi Allah.
- نَصِيبَكَ: Bagianmu atau jatahmu.
- لَا تَبْغِ: Janganlah engkau menghendaki atau menginginkan.
- الْفَسَادَ: Kerusakan, kezaliman, dan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba Allah yang telah dianugerahi nikmat, ingatlah bahwa harta dan kekuasaan yang ada di tanganmu bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Maka gunakanlah segala yang Allah berikan kepadamu—baik harta, ilmu, maupun pengaruh—untuk menaati-Nya dan meraih pahala-Nya. Infakkanlah hartamu di jalan kebaikan, bantulah orang-orang yang membutuhkan, dan jadikanlah setiap nikmat itu sebagai tangga menuju surga-Nya.
Akan tetapi, Islam adalah agama yang seimbang. Allah tidak melarangmu menikmati keindahan dunia yang halal. Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan berbahagialah dengan rezeki halal yang Allah berikan—namun tanpa berlebihan, tanpa kesombongan, dan tanpa melupakan kewajibanmu kepada Allah dan sesama. Dunia bukanlah musuh yang harus dijauhi total, tetapi juga bukan tujuan yang harus dikejar dengan menghalalkan segala cara.
Dan karena Allah telah berbuat baik kepadamu dengan memberikan nikmat yang melimpah, maka berbuat baiklah pula kepada sesama makhluk-Nya. Ringankanlah beban orang lain, maafkanlah kesalahan mereka, dan tebarkanlah kasih sayang sebagaimana Allah telah mencurahkan kasih sayang-Nya kepadamu. Jadilah hamba yang pandai bersyukur, karena balasan kebaikan adalah kebaikan pula.
Jangan sekali-kali engkau menjadikan nikmat Allah sebagai alat untuk berbuat kerusakan di muka bumi—melalui kezaliman, kesewenang-wenangan, atau kemaksiatan. Karena sesungguhnya Allah sangat membenci orang-orang yang merusak, dan mereka akan menuai akibat buruk dari perbuatan mereka sendiri.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini adalah pelajaran emas bagi setiap muslim yang ingin meraih kebahagiaan dunia dan akhirat sekaligus. Allah tidak memintamu untuk meninggalkan dunia sepenuhnya, tetapi Dia mengajarkanmu cara menyeimbangkan keduanya. Jadikanlah hartamu sebagai ladang pahala, jadikanlah kebaikanmu sebagai bekal akhirat, dan jadikanlah setiap langkahmu sebagai ibadah. Sungguh, orang yang paling beruntung adalah mereka yang mampu mengambil dunia tanpa melupakan akhirat, dan mengejar akhirat tanpa merusak dunia. Maka berbahagialah dengan nikmat Allah, bersyukurlah, dan tebarkanlah kebaikan—karena itulah jalan menuju cinta Allah dan kemuliaan abadi di sisi-Nya.
📜 Ayat 75-79 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 77
Surat Al-Qasas Ayat 77 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan)…Surat Ayat 77/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 75–79. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








