Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Ibrāhīm: Nabi Allah yang dijuluki *Khalīlullāh* (kekasih Allah), bapak para nabi, dan pemimpin para hanif (orang yang lurus).
- Iż qāla liqaumihi: Kenanglah ketika ia berkata kepada kaumnya.
- u‘budullāh: Ibadahkanlah hanya kepada Allah semata, tanpa sekutu.
- wat-taqūh: Takutlah kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
- Żālikum khairul lakum: Apa yang diperintahkan ini lebih baik bagi kalian.
- In kuntum ta‘lamūn: Jika kalian benar-benar mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk.
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi Muhammad, ingatlah dan sampaikanlah kepada umatmu kisah perjuangan Nabi Ibrahim ‘alaihissalām ketika ia berdiri di hadapan kaumnya dengan penuh keberanian dan kasih sayang. Ia berseru kepada mereka: *"Sembahlah Allah semata, dan bertakwalah kepada-Nya!"* Yakni, murnikanlah ibadah kalian hanya untuk Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan berhala-berhala yang tidak memberi manfaat maupun mudarat. Dan bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya, karena hanya dengan itulah kalian selamat dari azab-Nya.
Kemudian Nabi Ibrahim menegaskan dengan hikmah yang dalam: *"Itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui."* Maksudnya, ibadah yang ikhlas dan ketakwaan yang benar itu jauh lebih baik daripada kekufuran dan kemusyrikan yang kalian lakukan selama ini. Kebaikan itu bukan untuk kepentingan Allah—karena Allah Mahakaya dan tidak membutuhkan ibadah kalian—tetapi semuanya kembali kepada kemaslahatan kalian sendiri, baik di dunia maupun di akhirat.
Saudaraku, renungkanlah betapa lembutnya dakwah Nabi Ibrahim. Ia tidak mencela atau menghina kaumnya, tetapi ia mengajak mereka berpikir: "Jika kalian benar-benar orang yang berakal dan mengetahui, tentu kalian akan memilih yang terbaik untuk diri kalian sendiri." Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua—bahwa dakwah kepada kebaikan harus disampaikan dengan hikmah, kelembutan, dan logika yang sehat, bukan dengan kekerasan atau celaan.
Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa ketakwaan adalah kunci segala kebaikan. Barang siapa yang beribadah kepada Allah dengan ikhlas dan bertakwa kepada-Nya, maka Allah akan menjamin kebahagiaan hidupnya di dunia dan keselamatannya di akhirat. Sebaliknya, orang yang berpaling dari seruan ini, sungguh ia telah merugikan dirinya sendiri.
Marilah kita jadikan kisah Nabi Ibrahim ini sebagai cermin. Kita harus senantiasa memperbarui keikhlasan ibadah kita, meningkatkan ketakwaan kita, dan berdakwah kepada keluarga serta masyarakat dengan cara yang bijaksana. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mengetahui kebaikan lalu mengamalkannya, dan menjauhi keburukan lalu meninggalkannya. Āmīn.
📜 Ayat 14-18 — Al-'Ankabut
Terjemah — Al-'Ankabut 16
Surat Al-'Ankabut Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Sembahlah olehmu…Surat Ayat 16/69 — Al-'Ankabut العنكبوت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Ankabut Dengarkan, Al-'Ankabut Terjemah, Al-'Ankabut mp3, Al-'Ankabut pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








