Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Autsanan (أَوْثَانًا): Berhala-berhala, patung-patung yang disembah selain Allah.
- Takhluquna (تَخْلُقُونَ): Kalian mengada-adakan, membuat-buat.
- Ifkan (إِفْكًا): Kebohongan, kedustaan.
- Tamlikun (تَمْلِكُونَ): Menguasai, memiliki kemampuan untuk memberikan.
- Fabtaghu (فَابْتَغُوا): Maka carilah, maka mintalah.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum musyrik, sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala yang tidak memiliki daya dan kekuatan apa pun. Kalian juga mengada-adakan kebohongan besar ketika kalian menamakan patung-patung itu sebagai "sesembahan" atau "sekutu bagi Allah". Padahal itu hanyalah karangan dan kebohongan belaka yang kalian ciptakan sendiri.
Sesungguhnya sesembahan-sesembahan yang kalian puja selain Allah itu tidak memiliki kemampuan sedikit pun untuk memberikan rezeki kepada kalian. Mereka tidak bisa mendatangkan manfaat, tidak bisa menolak mudarat, dan tidak kuasa memberikan setetes rezeki pun. Maka dari itu, carilah rezeki hanya di sisi Allah, karena Dialah satu-satunya Pemberi rezeki yang Maha Kuasa. Dan sembahlah Dia semata dengan penuh keikhlasan, serta bersyukurlah kepada-Nya atas segala nikmat yang telah Dia limpahkan kepada kalian. Karena hanya kepada Allah lah kalian akan kembali pada hari kiamat nanti untuk dihisab dan dibalas atas segala amal perbuatan kalian, bukan kepada berhala-berhala yang kalian sembah itu.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini mengajarkan kita sebuah kebenaran yang sangat mendasar: bahwa rezeki itu sepenuhnya di tangan Allah. Betapa banyak manusia yang tersesat karena menggantungkan harapan kepada makhluk atau benda-benda yang tidak berdaya, padahal semua itu tidak mampu memberikan manfaat maupun mudarat. Sungguh merugi orang-orang yang menyembah selain Allah, karena mereka menghabiskan hidup untuk sesuatu yang tidak bisa menolong mereka di saat dibutuhkan.
Marilah kita renungkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dia yang Maha Kaya justru memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya, dan Dia berjanji akan memberikan rezeki kepada siapa saja yang bertawakal kepada-Nya. Allah tidak pernah menutup pintu rezeki bagi hamba-Nya yang beriman dan bersyukur. Sebaliknya, syukur adalah kunci bertambahnya nikmat, sebagaimana firman-Nya: "Sungguh, jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu."
Maka wahai saudaraku, jadikanlah Allah satu-satunya tempat bergantung. Jangan pernah menggantungkan harapan kepada selain-Nya. Perbanyaklah syukur atas setiap nikmat yang engkau rasakan, karena dengan syukur, hati menjadi tenang, rezeki menjadi berkah, dan hidup terasa lapang. Ingatlah bahwa suatu saat nanti kita semua akan kembali kepada Allah, dan di sanalah kita akan melihat betapa agungnya Dia yang selama ini kita sembah dan syukuri. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang ikhlas, bersyukur, dan selalu bertawakal kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 15-19 — Al-'Ankabut
Terjemah — Al-'Ankabut 17
Surat Al-'Ankabut Ayat 17 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala,…Surat Ayat 17/69 — Al-'Ankabut العنكبوت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Ankabut Dengarkan, Al-'Ankabut Terjemah, Al-'Ankabut mp3, Al-'Ankabut pdf. Ayat 15–19. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








