Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لِيَذَرَ: meninggalkan atau membiarkan.
- يَمِيزَ: memisahkan dan membedakan.
- الْخَبِيثَ: yang buruk/jelek, yaitu orang munafik.
- الطَّيِّبِ: yang baik, yaitu orang mukmin yang sejati.
- يَجْتَبِي: memilih dan mengistimewakan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan hikmah dan keadilan-Nya yang sempurna tidak akan membiarkan kalian terus-menerus dalam keadaan bercampur baur dengan orang-orang munafik tanpa ada pembeda yang jelas. Sungguh, Allah akan menguji kalian dengan berbagai macam cobaan dan ujian, sehingga tampaklah dengan jelas siapa di antara kalian yang benar-benar beriman dengan tulus (yang baik) dan siapa yang hanya berpura-pura beriman (yang buruk). Peristiwa besar seperti Perang Uhud menjadi salah satu bukti nyata bagaimana Allah memisahkan antara mukmin sejati yang teguh pendiriannya dengan munafik yang gemetar ketakutan dan mundur dari medan perang.
Allah juga tidak akan memberitahukan kepada kalian hal-hal gaib yang hanya Dia ketahui, karena pengetahuan tentang hal gaib adalah hak prerogatif Allah semata. Tidak ada seorang pun yang mampu menembus tabir gaib kecuali atas kehendak-Nya. Akan tetapi, Allah dengan kasih sayang-Nya memilih di antara para rasul-Nya siapa yang Dia kehendaki untuk diberi pengetahuan tentang sebagian hal gaib melalui wahyu, sebagai mukjizat dan bukti kebenaran risalah mereka. Sebagaimana Allah memperlihatkan kepada Nabi Muhammad ﷺ keadaan orang-orang munafik dan apa yang tersembunyi dalam hati mereka.
Oleh karena itu, wahai manusia, berimanlah kalian kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dengan keimanan yang benar dan tulus. Dan jika kalian benar-benar beriman serta bertakwa dengan menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, maka kalian akan memperoleh pahala yang sangat besar dan mulia di sisi Allah, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, ayat yang agung ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga bahwa kehidupan ini adalah medan ujian. Allah sengaja membiarkan bercampurnya yang baik dan yang buruk agar kita semua terlatih untuk memilih dan memilah dengan keimanan dan ketakwaan. Janganlah kalian bersedih ketika melihat orang-orang munafik atau orang-orang yang berbuat keburukan di sekitar kalian, karena justru dengan adanya mereka, keimanan kalian teruji dan semakin bersinar.
Ketahuilah bahwa Allah tidak membiarkan hamba-Nya dalam kebingungan. Dia memberikan petunjuk melalui para rasul-Nya, dan memberikan kabar gembira berupa pahala yang agung bagi siapa saja yang beriman dan bertakwa. Maka jadilah hamba yang selalu bersemangat dalam kebaikan, jauhi kemunafikan, dan perbanyaklah amal saleh. Sungguh, surga dan keridhaan Allah adalah tujuan tertinggi yang akan diraih oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa. Mari kita kuatkan iman kita, jadikan ketakwaan sebagai perisai, dan yakinlah bahwa janji Allah itu pasti dan tidak akan pernah terlambat.
📜 Ayat 177-181 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 179
Surat Ali Imran Ayat 179 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan…Surat Ayat 179/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 177–181. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








