Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يَبْخَلُونَ (Yabkhalūn): orang-orang yang menahan dan tidak mau mengeluarkan hak Allah dari harta yang mereka miliki, seperti zakat, sedekah, dan kewajiban lainnya.
- مِن فَضْلِهِ (Min Faḍlihī): dari karunia dan anugerah Allah yang diberikan kepada mereka berupa harta dan kekayaan.
- سَيُطَوَّقُونَ (Sayuṭawwaqūn): mereka akan dijadikan kalung yang melingkar di leher mereka sebagai azab.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, janganlah sekali-kali orang-orang yang kikir itu menyangka bahwa menahan harta yang Allah karuniakan kepada mereka adalah sesuatu yang baik bagi mereka. Sungguh, sangkaan itu keliru besar! Justru kekikiran itu adalah keburukan yang akan menimpa mereka di dunia dan akhirat. Mengapa demikian? Karena harta yang mereka kikirkan dan tidak mau menunaikan hak Allah di dalamnya akan menjadi kalung api yang melingkar di leher mereka pada hari kiamat kelak. Ia akan menjadi saksi atas kekikiran mereka dan menjadi sumber azab yang pedih.
Bayangkanlah, saudaraku, betapa hinanya keadaan mereka saat itu! Harta yang dahulu mereka cintai dan kumpulkan dengan penuh keengganan untuk berbagi, justru berubah menjadi alat penyiksa yang melilit leher mereka. Ini adalah peringatan yang sangat tegas dari Allah agar kita tidak terjerumus dalam sifat kikir yang tercela.
Ingatlah pula bahwa seluruh alam semesta ini hanyalah milik Allah semata. Dialah yang kekal dan tetap hidup, sementara semua makhluk akan binasa. Harta yang kita kumpulkan di dunia ini hanyalah titipan sementara yang kelak akan kembali kepada-Nya. Maka alangkah bodohnya jika kita bersikap kikir terhadap sesuatu yang bukan hakikatnya milik kita, padahal kita akan meninggalkannya juga suatu saat nanti.
Dan ketahuilah, Allah Maha Mengetahui segala amal perbuatan kalian, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, baik yang kecil maupun yang besar. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Maka beruntunglah orang yang menggunakan hartanya di jalan kebaikan, menunaikan zakat, bersedekah, dan membantu sesama. Karena dengan demikian, hartanya akan menjadi simpanan pahala yang kekal di sisi Allah, bukan menjadi beban azab yang menyiksanya.
Saudaraku, marilah kita jauhi sifat kikir dan bakhil yang merupakan penyakit hati yang berbahaya. Sebaliknya, mari kita hiasi diri dengan sifat dermawan dan gemar berbagi, karena Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang pemurah. Ingatlah bahwa setiap rupiah yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan pernah berkurang, bahkan akan dilipatgandakan menjadi kebaikan yang berlimpah. Sungguh, berbagi adalah jalan menuju kebahagiaan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan gemar berbagi. Aamiin.
📜 Ayat 178-182 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 180
Surat Ali Imran Ayat 180 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan…Surat Ayat 180/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 178–182. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








