Luqman · 14/34
Terjemah Transliterasi — Luqman
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ ۝١٤
Wa wassainal bi waalidaihi hamalat hu ummuhoo wahnan `alaa wahninw wa fisaaluhoo fee `aamaini anishkur lee wa liwaalidaika ilaiyal maseer
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Waṣṣainā: Kami perintahkan dan wasiatkan dengan sungguh-sungguh.
  • Wahnan 'alā wahnin: Lemah di atas lemah, yaitu kelemahan yang bertumpuk-tumpuk.
  • Fiṣāluhu: Masa penyapihan (melepas dari menyusu).
  • Ilyal-maṣīr: Kepada-Kulah tempat kembali.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan wasiat dan perintah-Nya kepada setiap manusia agar berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ini adalah perintah yang agung yang datang langsung dari Allah, menunjukkan betapa tingginya kedudukan orang tua dalam Islam.

Perhatikanlah bagaimana Allah menyebutkan perjuangan seorang ibu dengan detail yang menyentuh hati: ia mengandung anaknya dalam keadaan lemah yang bertumpuk-tumpuk. Kelemahan demi kelemahan silih berganti ia rasakan—lemah karena mengandung, lemah saat merasakan sakitnya melahirkan, dan lemah setelah melahirkan. Kemudian setelah itu, masa menyapihnya berlangsung selama dua tahun penuh, di mana sang ibu dengan penuh kesabaran dan kasih sayang merawat, menyusui, dan menjaga anaknya siang dan malam.

Setelah menyebutkan pengorbanan yang begitu besar ini, Allah memerintahkan: *"Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu."* Perhatikanlah urutannya—syukur kepada Allah disebutkan terlebih dahulu, karena Dialah sumber segala nikmat, kemudian baru syukur kepada orang tua sebagai perantara sampainya nikmat itu kepada kita. Sungguh, tidak ada yang lebih indah daripada menggabungkan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan penghargaan kepada orang tua yang menjadi sebab keberadaan kita di dunia ini.

Ayat ini ditutup dengan peringatan yang sangat penting: *"Hanya kepada-Kulah tempat kembali."* Ini adalah pengingat bahwa segala amal perbuatan kita—baik kepada Allah maupun kepada orang tua—akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak. Allah akan membalas setiap kebaikan dengan balasan yang setimpal, dan setiap kealpaan akan diperhitungkan dengan adil.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Rabb yang Maha Pengasih. Allah tidak memerintahkan kita berbakti kepada orang tua tanpa alasan, tetapi Dia menyebutkan pengorbanan ibu kita agar hati kita tersentuh dan tergerak untuk membalas kebaikan mereka.

Coba renungkan: ibumu mengandungmu dalam keadaan lemah, melahirkanmu dengan tetesan keringat dan air mata, menyusui dan merawatmu selama dua tahun penuh, begadang di malam hari saat kau sakit, dan mengorbankan kenyamanannya demi kenyamananmu. Bagaimana mungkin kita tega mendurhakai mereka? Bagaimana mungkin kita enggan mendoakan mereka?

Rasulullah ﷺ bersabda: *"Ridha Allah terletak pada ridha orang tua, dan murka Allah terletak pada murka orang tua."* (HR. Tirmidzi)

Maka marilah kita jadikan ayat ini sebagai renungan dan motivasi untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua kita selama mereka masih hidup, dan mendoakan mereka setelah mereka tiada. Sungguh, berbakti kepada orang tua adalah kunci kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari ketika mereka telah tiada, sementara kita belum sempat membalas jasa-jasa mereka.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berbakti kepada orang tua dan mendapatkan ridha-Nya. Aamiin.



📜 Ayat 12-16 — Luqman

12وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
13وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
14وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
15وَإِن جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَن تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
16يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ
(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
LuqmanIndeks Quran
34Ayat
MakkiyahRevelation
14Ayat

Terjemah — Luqman 14

Surat Luqman Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang…

Surat Ayat 14/34 — Luqman لقمان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Luqman Dengarkan, Luqman Terjemah, Luqman mp3, Luqman pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu