Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Nasiitum (نَسِيتُمْ): Meninggalkan dan melalaikan, bukan sekadar lupa dalam arti tidak ingat, tetapi berpaling dari peringatan dan tidak mempedulikannya.
- Nasinaakum (نَسِينَاكُمْ): Kami tinggalkan kalian, yakni Allah meninggalkan mereka dalam azab tanpa rahmat dan pertolongan.
- Adzabal Khuld (عَذَابَ الْخُلْدِ): Azab yang kekal dan abadi, tidak ada akhirnya.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, ketika orang-orang musyrik dan pendurhaka telah dilemparkan ke dalam neraka, mereka akan disambut dengan kecaman dan cercaan yang menusuk jiwa. Dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah sekarang azab yang pedih ini disebabkan oleh kelalaian kalian di dunia dahulu. Kalian melupakan hari pertemuan dengan Tuhan kalian, kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi hari perhitungan ini. Kalian sibuk dengan kesenangan dunia dan tenggelam dalam syahwat, seakan-akan tidak ada hari pembalasan."
Lalu Allah berfirman: "Sesungguhnya Kami pun meninggalkan kalian sekarang di dalam azab ini." Ini adalah balasan yang setimpal—sebagaimana kalian berpaling dari Allah di dunia, maka Allah pun berpaling dari kalian di akhirat. Kalian ditinggalkan dalam penderitaan tanpa ada yang menolong, tanpa ada yang mengasihi, dan tanpa ada jalan keluar.
Kemudian dikatakan lagi kepada mereka: "Dan rasakanlah azab yang kekal abadi disebabkan oleh amal perbuatan kalian yang buruk di dunia—kekufuran kepada Allah, kemaksiatan, dan segala dosa yang kalian lakukan dengan sengaja." Azab itu tidak pernah berhenti, tidak pernah reda, dan tidak ada kematian untuk melepaskan diri darinya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada kita semua. Jangan sampai kita termasuk golongan yang melalaikan hari pertemuan dengan Allah. Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah kampung yang kekal. Setiap kali kita berbuat dosa dan melupakan Allah, sesungguhnya kita sedang menjerumuskan diri kita sendiri ke dalam penyesalan yang tiada berguna di hari kiamat kelak.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk untuk selalu mengingat Allah, mempersiapkan bekal untuk hari akhir, dan menjauhi segala larangan-Nya. Betapa indahnya jika kita termasuk orang-orang yang beriman dan beramal saleh, yang akan disambut dengan kenikmatan surga yang kekal, bukan azab yang pedih. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang—pintu taubat masih terbuka selama kita masih bernapas di dunia. Jangan tunda taubat, jangan sia-siakan kesempatan, karena kematian datang tanpa diduga. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang beruntung. Aamiin.
📜 Ayat 12-16 — As-Sajdah
Terjemah — As-Sajdah 14
Surat As-Sajdah Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka rasailah olehmu (siksa ini) disebabkan kamu melupakan akan pertemuan…Surat Ayat 14/30 — As-Sajdah السجدة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Sajdah Dengarkan, As-Sajdah Terjemah, As-Sajdah mp3, As-Sajdah pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








