Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- asy-syajar al-akhḍar: pohon yang hijau, segar, dan mengandung air.
- nāran: api yang menyala dan membakar.
- tūqidūn: kamu menyalakan api (dari kayu tersebut).
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang salah satu bukti kekuasaan-Nya yang menakjubkan: Dia menjadikan dari pohon yang hijau dan segar—yang penuh dengan air dan kelembapan—api yang menyala-nyala. Dari kayu yang basah dan hijau itulah kalian menyalakan api untuk keperluan hidup kalian sehari-hari, seperti memasak, menghangatkan diri, dan menerangi kegelapan malam.
Perhatikanlah keajaiban ini! Bagaimana mungkin dari sesuatu yang basah dan dingin keluar api yang panas dan membakar? Ini adalah bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia mampu memadukan dua hal yang berlawanan: air dan api, kelembapan dan panas, dalam satu ciptaan yang sama. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu melakukan hal ini, kecuali dengan izin Allah.
Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa di antara pohon-pohon yang Allah ciptakan, ada dua jenis pohon tertentu yang jika digosokkan satu sama lain akan memunculkan percikan api dengan izin Allah. Ini menunjukkan betapa sempurnanya pengaturan Allah dalam alam semesta ini.
Jika Allah mampu mengeluarkan api dari pohon yang hijau dan basah, maka sungguh sangat mudah bagi-Nya untuk mengeluarkan orang-orang yang telah mati dari kubur mereka dalam keadaan hidup kembali. Dialah yang menghidupkan bumi yang mati dengan menumbuhkan pepohonan hijau, dan Dialah pula yang akan menghidupkan manusia dari tanah kubur mereka pada hari kebangkitan.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak keajaiban yang ada di sekitar kita. Setiap kali kita menyalakan api untuk memasak atau menghangatkan diri, ingatlah bahwa di balik itu semua ada Sang Pencipta yang Maha Kuasa. Dia yang menciptakan api dari kayu yang hijau adalah bukti cinta-Nya kepada kita, agar kita dapat memenuhi kebutuhan hidup kita dengan mudah.
Namun, lebih dari itu, Allah ingin kita mengambil pelajaran: jika Dia mampu mengeluarkan yang panas dari yang dingin, maka Dia pasti mampu menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Maka janganlah kita ragu akan hari kebangkitan, dan janganlah kita lalai dalam mempersiapkan diri untuk menghadap-Nya.
Setiap kali kita melihat api menyala, ingatlah akan keagungan Allah. Setiap kali kita merasakan hangatnya api, ingatlah bahwa kehangatan iman di dalam hati jauh lebih indah. Dan setiap kali kita memanfaatkan nikmat Allah, bersyukurlah, karena syukur akan menambah nikmat dan mendekatkan kita kepada-Nya.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa merenungkan ciptaan-Nya, mengambil pelajaran dari setiap kejadian, dan istiqamah dalam ketaatan kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 78-82 — Yasin
Terjemah — Yasin 80
Surat Yasin Ayat 80 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau,…Surat Ayat 80/83 — Yasin يس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yasin Dengarkan, Yasin Terjemah, Yasin mp3, Yasin pdf. Ayat 78–82. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








