Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Bala (بَلَى): Ya, benar, sungguh demikian. Kata ini digunakan untuk membenarkan pertanyaan yang bernada negatif.
- Al-Khallaq (الْخَلَّاقُ): Maha Pencipta yang terus-menerus mencipta tanpa henti, sangat banyak ciptaan-Nya.
- Al-'Alim (الْعَلِيمُ): Maha Mengetahui segala sesuatu secara menyeluruh, tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengajak kita merenung dengan sebuah pertanyaan yang sangat dalam: "Bukankah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segala keagungan, keluasan, dan kerumitannya itu Maha Kuasa untuk menciptakan kembali manusia yang telah hancur menjadi tanah?"
Pertanyaan ini datang setelah sebelumnya Allah menyebutkan kelemahan manusia yang berasal dari setetes air mani yang hina. Jika manusia bisa diciptakan dari sesuatu yang sangat kecil dan lemah, lalu bagaimana mungkin Allah yang Maha Perkasa tidak mampu menciptakan kembali manusia yang sudah pernah ada?
Langit yang membentang tanpa tiang, bumi yang dihamparkan dengan segala isinya, bintang-bintang yang beredar pada porosnya, gunung-gunung yang kokoh, lautan yang membentang — semua itu adalah bukti nyata kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Allah yang mampu menciptakan alam semesta yang begitu megah ini tentu jauh lebih mudah baginya untuk menciptakan kembali manusia yang serupa dengan mereka.
Maka Allah menjawab dengan tegas: "Bala!" — Ya, benar, sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu! Tidak ada satu pun yang sulit bagi-Nya. Dialah Al-Khallaq, Maha Pencipta yang tidak pernah berhenti mencipta, yang setiap saat terus menghidupkan dan mematikan, menumbuhkan dan menghancurkan, menciptakan makhluk baru tanpa henti. Dan Dialah Al-'Alim, Maha Mengetahui segala sesuatu — mengetahui setiap tulang yang hancur, setiap sel yang berserakan, setiap jasad yang menjadi tanah, karena ilmu-Nya meliputi segala sesuatu tanpa terkecuali.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah jawaban yang sangat menenangkan bagi hati yang bertanya-tanya tentang hari kebangkitan. Ketika seseorang meragukan kemampuan Allah untuk menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, Allah mengingatkan kita dengan ciptaan-Nya yang jauh lebih besar: langit dan bumi.
Renungkanlah! Jika Allah mampu menciptakan alam semesta dari ketiadaan, maka mengembalikan manusia yang sudah pernah ada adalah perkara yang jauh lebih mudah. Ini adalah pelajaran iman yang sangat berharga: jangan pernah meremehkan kekuasaan Allah. Apa pun yang tampak mustahil di mata manusia, bagi Allah semuanya mudah.
Ayat ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa merenungkan ciptaan Allah. Setiap kali kita melihat langit yang biru, bintang yang berkelip, atau gunung yang menjulang, ingatlah bahwa Allah yang menciptakan semua itu adalah Zat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Keyakinan ini akan menumbuhkan rasa takut untuk bermaksiat, rasa harap akan rahmat-Nya, dan rasa cinta yang mendalam kepada-Nya.
Maka, marilah kita jadikan keyakinan akan kekuasaan Allah ini sebagai pondasi hidup kita. Karena dengan keyakinan itu, kita tidak akan pernah takut menghadapi tantangan hidup, tidak akan pernah putus asa dari rahmat Allah, dan tidak akan pernah ragu bahwa kebaikan akan selalu menang di akhir zaman. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
📜 Ayat 79-83 — Yasin
Terjemah — Yasin 81
Surat Yasin Ayat 81 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa…Surat Ayat 81/83 — Yasin يس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yasin Dengarkan, Yasin Terjemah, Yasin mp3, Yasin pdf. Ayat 79–83. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








