Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Fa anzhirnii: Maka berilah aku tangguh (jangan matikan aku).
- Ilaa yaumi yub'atsuun: Sampai hari ketika mereka (manusia) dibangkitkan dari kubur.
Tafsir:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala mengusir iblis dari rahmat-Nya dan melaknatnya karena kesombongan serta keengganannya untuk bersujud kepada Adam 'alaihissalam, iblis tidak serta-merta menyerah. Ia justru memohon kepada Rabb-nya dengan penuh tipu daya: "Wahai Rabb-ku, maka berikanlah aku tangguh dan janganlah Engkau matikan aku, sampai hari ketika seluruh makhluk dibangkitkan dari kubur mereka." Ia meminta umur panjang yang tidak terbatas, agar ia dapat terus menggoda dan menyesatkan anak cucu Adam hingga hari kiamat. Permintaan ini bukanlah permintaan yang lahir dari keimanan atau ketundukan, melainkan dari kedengkian dan dendam yang membara. Ia ingin terus memiliki kesempatan untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan, sebagaimana ia sendiri telah jatuh ke dalam kesombongan dan kemaksiatan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabulkan permintaan tersebut sebagai bagian dari ujian bagi manusia, dan sebagai bukti keadilan-Nya. Karena dengan diberinya iblis kesempatan untuk menggoda, maka jelaslah siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang hanya mengaku beriman. Ini adalah sunnatullah dalam menguji hamba-hamba-Nya.
Pelajaran dan Hikmah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengajarkan kita betapa besarnya permusuhan iblis terhadap manusia. Ia telah bersumpah untuk menyesatkan kita, dan ia diberikan kesempatan oleh Allah hingga hari kiamat. Maka janganlah sekali-kali kita merasa aman dari tipu dayanya, dan jangan pula kita meremehkan bisikannya yang halus. Namun di sisi lain, Allah Yang Maha Pengasih tidak membiarkan kita berjuang sendirian. Allah telah menurunkan Al-Qur'an, mengutus para rasul, dan memberikan akal serta hati nurani agar kita mampu membedakan yang hak dan yang batil. Setiap kali kita membaca Al-Qur'an, setiap kali kita menunaikan shalat, setiap kali kita berdzikir dan beristighfar, sesungguhnya kita sedang membentengi diri dari serangan musuh yang telah dinyatakan permusuhannya secara terang-terangan ini.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pengingat untuk senantiasa waspada, dan sekaligus sebagai motivasi untuk semakin dekat kepada Allah. Karena siapa yang berlindung kepada Allah, maka Allah akan menjaganya. Dan siapa yang bersandar kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang selamat dari tipu daya iblis dan dijauhkan dari kesesatan, serta diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.
📜 Ayat 77-81 — Sad
Terjemah — Sad 79
Surat Sad Ayat 79 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka…Surat Ayat 79/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 77–81. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








