Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لَا تَهِنُوا (Janganlah kamu lemah): Janganlah merasa lemah, lesu, atau putus asa.
- فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ (dalam mencari kaum itu): Dalam mengejar dan memerangi musuh-musuh kalian.
- تَأْلَمُونَ (kamu menderita sakit): Merasakan sakit akibat luka atau derita perang.
- تَرْجُونَ (kamu mengharapkan): Kamu berharap dan menginginkan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, janganlah sekali-kali kalian merasa lemah, malas, atau putus asa dalam menuntut dan memerangi musuh-musuh kalian. Sungguh, jika kalian merasakan sakit akibat luka-luka perang, derita, dan kepayahan, maka ketahuilah bahwa musuh-musuh kalian pun merasakan sakit dan derita yang sama seperti yang kalian rasakan. Bahkan mereka juga merasakan ketakutan dan kelelahan sebagaimana kalian mengalaminya. Maka mengapa kalian membiarkan mereka lebih tabah dan lebih kuat daripada kalian?
Perbedaan mendasar antara kalian dan mereka adalah: kalian mengharapkan dari Allah pahala yang besar, kemenangan, pertolongan, dan kemuliaan di sisi-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Sedangkan mereka tidak mengharapkan semua itu sama sekali, karena mereka tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Maka bagaimana mungkin kalian yang memiliki harapan mulia ini justru menjadi lebih lemah daripada mereka yang tidak memiliki harapan apa pun?
Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Mengetahui segala keadaan kalian, baik yang lahir maupun yang batin, dan Maha Bijaksana dalam segala perintah, larangan, dan ketetapan-Nya. Dia tidak menyuruh kalian berperang kecuali karena di dalamnya terdapat kebaikan dan kemaslahatan bagi kalian, dan Dia tidak melarang kalian dari sesuatu kecuali karena di dalamnya terdapat keburukan bagi kalian.
Renungan dan Hikmah:
Ayat yang mulia ini adalah pelajaran berharga bagi setiap muslim dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan hidup. Allah mengajarkan kita agar tidak pernah merasa lemah dan menyerah, karena setiap kesulitan yang kita hadapi juga dirasakan oleh orang lain. Yang membedakan adalah keyakinan dan harapan kita kepada Allah.
Renungkanlah wahai saudaraku seiman! Betapa indahnya ajaran Islam ini. Allah tidak hanya menyuruh kita berjuang, tetapi juga menguatkan hati kita dengan menjelaskan bahwa penderitaan itu bersifat sementara dan dirasakan oleh semua orang. Namun, keistimewaan kita sebagai mukmin adalah kita memiliki harapan yang tidak dimiliki oleh mereka yang tidak beriman. Kita berjuang dengan penuh keyakinan bahwa Allah bersama kita, bahwa kemenangan akan datang, dan bahwa setiap tetes keringat serta setiap luka yang kita rasakan akan menjadi saksi kebaikan bagi kita di sisi Allah.
Maka janganlah pernah merasa lemah dalam berjuang menegakkan kebenaran, dalam menuntut ilmu, dalam bekerja dengan jujur, atau dalam berdakwah mengajak kebaikan. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar dan tidak pernah menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat baik.
📜 Ayat 102-106 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 104
Surat An-Nisa Ayat 104 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu…Surat Ayat 104/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 102–106. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








