Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Arā'aitum (أَرَأَيْتُمْ): Kabarkanlah kepadaku atau beritahukanlah aku.
- Kāna min 'indillāh (كَانَ مِنْ عِندِ اللَّهِ): Bahwa Al-Qur'an ini berasal dari sisi Allah Ta'ala.
- Kafartum bihī (كَفَرْتُم بِهِ): Kalian mengingkari dan mendustakannya.
- Aḍallu (أَضَلُّ): Lebih sesat jalannya.
- Shiqāq (شِقَاقٍ): Permusuhan, penentangan, dan penyelisihan yang mendalam terhadap kebenaran.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mendustakan Al-Qur'an ini: "Kabarkanlah kepadaku — wahai kaum yang ingkar — jika sesungguhnya Al-Qur'an ini datang dari sisi Allah Yang Maha Esa, kemudian kalian mengingkarinya dan mendustakannya dengan sikap keras kepala dan kesombongan, bukankah kalian berada dalam jurang kebinasaan yang nyata? Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang berada dalam permusuhan yang jauh dari kebenaran?"
Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang lebih sesat daripada kalian, wahai orang-orang musyrik! Karena kalian telah menyaksikan kebenaran dengan jelas, namun kalian menolaknya dan berpaling darinya. Kalian telah melihat mukjizat Al-Qur'an yang tak mampu ditandingi oleh seluruh makhluk, tetapi kalian tetap memusuhinya. Kalian telah mendengar berita-berita tentang azab yang menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan rasul-rasul mereka, namun kalian tetap dalam kesesatan dan pembangkangan.
Renungkanlah wahai saudaraku! Betapa jauhnya kalian dari petunjuk, dan betapa dalamnya jurang kesesatan yang kalian masuki. Kalian memilih permusuhan dengan Allah padahal Dia-lah yang menciptakan kalian, memberi rezeki, dan mengatur segala urusan kalian. Kalian menolak kebenaran yang datang dari-Nya, padahal kebenaran itu adalah satu-satunya jalan keselamatan di dunia dan akhirat.
Pelajaran dan Nasihat:
Wahai hamba-hamba Allah yang dicintai, ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa kedudukan Al-Qur'an adalah sangat agung dan mulia. Ia adalah firman Allah yang diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Barangsiapa yang beriman kepadanya dan mengamalkan isinya, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sebaliknya, barangsiapa yang mengingkarinya dan memusuhinya, maka tidak ada yang lebih sesat darinya.
Marilah kita senantiasa menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita. Bacalah, pahami, dan amalkanlah. Janganlah kita termasuk golongan orang-orang yang menjauh dari Al-Qur'an, karena sungguh Al-Qur'an akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat dan menjadi saksi atas orang-orang yang meninggalkannya.
Semoga Allah Ta'ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, menghafalnya, dan mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Aamiin.
📜 Ayat 50-54 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 52
Surat Fussilat Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Bagaimana pendapatmu jika (Al Quran) itu datang dari sisi…Surat Ayat 52/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








