An-Najm · 50/62
Terjemah Transliterasi — An-Najm
وَأَنَّهُۥٓ أَهۡلَكَ عَادًا ٱلۡأُولَىٰ  ۝٥٠
Wa annahooo ahlak a `Aadanil oolaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Aad: Nama kaum Nabi Hud ‘alaihissalam, mereka adalah bangsa Arab purba yang tinggal di Ahqaf (wilayah antara Yaman dan Oman).
  • Al-Ula: Yang pertama/terdahulu, untuk membedakan mereka dari kaum Aad yang datang kemudian (Aad Tsaniyah).

Tafsir:

Dalam ayat yang agung ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala menegaskan bahwa Dialah yang telah membinasakan kaum ‘Aad yang pertama, yaitu kaum Nabi Hud ‘alaihissalam. Mereka adalah bangsa yang memiliki peradaban tinggi, tubuh-tubuh perkasa, dan bangunan-bangunan megah yang menjulang tinggi di bukit-bukit pasir. Namun, karena kesombongan mereka dan keengganan mereka untuk beriman kepada Allah, maka Allah mengirimkan kepada mereka angin yang sangat dingin dan kencang selama tujuh malam delapan hari berturut-turut, yang menghancurkan segala sesuatu dengan izin Rabb mereka. Mereka binasa seluruhnya, tidak ada seorang pun yang tersisa.

Kaum ‘Aad ini disebut dengan “Aad yang pertama” karena mereka adalah umat pertama yang disebutkan dalam Al-Qur’an setelah kaum Nuh, dan mereka memiliki keturunan yang kemudian disebut dengan ‘Aad yang kedua (Tsamud disebut juga sebagai ‘Aad akhir dalam sebagian riwayat). Mereka adalah kaum yang sangat kuat secara fisik, namun kekuatan itu tidak mampu menolak azab Allah sedikit pun.

Pelajaran berharga dari ayat ini adalah bahwa kekuatan, kekayaan, dan peradaban yang tinggi tidak akan mampu melindungi seseorang dari azab Allah jika ia durhaka kepada-Nya. Kaum ‘Aad memiliki istana-istana megah dan tubuh-tubuh perkasa, namun semua itu tidak berguna ketika keputusan Allah datang. Ini menjadi peringatan bagi kita agar tidak tertipu oleh kemajuan teknologi, kekuatan militer, atau kekayaan materi yang kita miliki saat ini. Semua itu hanyalah titipan Allah yang bisa Dia cabut kembali kapan saja.

Renungkanlah wahai saudaraku, betapa cepatnya kehancuran itu datang. Satu malam saja, peradaban besar yang dibanggakan itu rata dengan tanah. Maka janganlah kita merasa aman dari azab Allah, dan janganlah kita menunda-nunda taubat. Mari kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran untuk senantiasa merendahkan diri di hadapan Allah, mentaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya untuk membinasakan siapa pun yang Dia kehendaki.

Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan bertakwa. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 48-52 — An-Najm

48وَأَنَّهُۥ هُوَ أَغۡنَىٰ وَأَقۡنَىٰ 
dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,
49وَأَنَّهُۥ هُوَ رَبُّ ٱلشِّعۡرَىٰ 
dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra,
50وَأَنَّهُۥٓ أَهۡلَكَ عَادًا ٱلۡأُولَىٰ 
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,
51وَثَمُودَاْ فَمَآ أَبۡقَىٰ 
dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup).
52وَقَوۡمَ نُوحٍ مِّن قَبۡلُۖ إِنَّهُمۡ كَانُواْ هُمۡ أَظۡلَمَ وَأَطۡغَىٰ 
Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,
An-NajmIndeks Quran
62Ayat
MakkiyahRevelation
50Ayat

Terjemah — An-Najm 50

Surat Ayat 50/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 48–52. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu