Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ: Asal katanya adalah *al-mutashaddiqīn* dan *al-mutashaddiqāt*, yaitu orang-orang yang bersedekah dengan harta mereka, baik laki-laki maupun perempuan.
- أَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا: Memberikan pinjaman kepada Allah, yaitu menafkahkan harta di jalan Allah dengan hati yang ikhlas dan jiwa yang lapang, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.
- يُضَاعَفُ لَهُمْ: Dilipatgandakan pahala bagi mereka.
- أَجْرٌ كَرِيمٌ: Balasan yang mulia dan agung, yaitu surga.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala menjanjikan ganjaran yang berlipat ganda bagi hamba-hamba-Nya yang gemar bersedekah. Mereka itu adalah laki-laki maupun perempuan yang menafkahkan sebagian harta mereka di jalan Allah dengan hati yang tulus dan jiwa yang ikhlas, tanpa mengharap pujian manusia dan tanpa menyakiti penerimanya. Mereka menginfakkan harta tersebut kepada orang-orang yang berhak menerimanya, semata-mata mengharap ridha Allah dan pahala di sisi-Nya.
Allah menyebut perbuatan mereka ini sebagai "memberi pinjaman kepada Allah" — sebuah ungkapan yang sangat indah dan penuh kemuliaan. Sungguh, Allah Yang Maha Kaya tidak membutuhkan harta kita, tetapi Dia ingin menguji keimanan dan keikhlasan kita. Ketika kita bersedekah, sesungguhnya kita sedang menabung di sisi Allah, dan Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya.
Allah menjanjikan bahwa setiap kebaikan yang mereka lakukan akan dilipatgandakan pahalanya — satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan Allah melipatgandakan lagi bagi siapa yang Dia kehendaki tanpa batas. Dan di atas semua itu, masih ada balasan yang lebih mulia dan lebih agung, yaitu surga yang penuh kenikmatan abadi, tempat tinggal yang kekal di sisi Allah Yang Maha Pengasih.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seislam, ayat ini adalah kabar gembira yang sangat besar bagi kita semua. Allah tidak pernah meminta kita untuk memberikan seluruh harta kita, tetapi Dia meminta kita untuk memberikan sebagian darinya dengan hati yang ikhlas. Betapa pemurahnya Allah, Dia menyebut sedekah kita sebagai "pinjaman" kepada-Nya, lalu Dia berjanji akan mengembalikannya dengan berlipat ganda — bahkan dengan balasan surga yang tiada tara.
Maka, janganlah kita ragu untuk bersedekah, sekecil apa pun jumlahnya. Janganlah kita takut miskin karena bersedekah, sebab Allah telah berfirman bahwa Dia akan melipatgandakan rezeki bagi hamba-Nya yang gemar berinfak. Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru ia akan membersihkan harta dan menumbuhkan keberkahan di dalamnya.
Marilah kita biasakan diri untuk bersedekah setiap hari, sekadar sebutir kurma, segelas air, atau senyuman yang tulus kepada sesama. Karena setiap kebaikan yang kita lakukan dengan ikhlas akan dicatat oleh Allah dan dibalas dengan balasan yang berlipat ganda. Dan ingatlah, sedekah yang paling utama adalah sedekah yang diberikan saat kita masih sehat dan bersemangat, saat kita masih berharap hidup dan takut akan kemiskinan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan menganugerahkan kepada kita balasan yang mulia di sisi-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 16-20 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 18
Surat Al-Hadid Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun…Surat Ayat 18/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








